Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Senin, 19 Agu 2019 - 14:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Stafsus Presiden Asal Papua: Tolong Jangan Rusak Fasilitas Negara

tscom_news_photo_1566201148.jpg
Unjuk rasa di Manokwari Papua, Senin (19/8/2019). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya meminta, masyarakat Papua yang sedang menggelar unjuk rasatidak melakukan perusakan.

Dia mengatakan,masyarakat silakan menyampaikan aspirasi secara damai, dengan tidak melakukan aksi-aksi anarkis yang dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar.

"Kepada masyarakat Papua, saya minta tolong jangan rusak fasilitas negara," kata Lenis di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Lebih jauh, Lenis mengungkapkan, kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat, adalah dampak peristiwa yang terjadi di sejumlah kota di Jawa Timur. Yakni, aksi yang terjadi saat mahasiswa Papua di Malang melakukan demonstrasi, dan mengalami diskriminasi dan rasialisme.

"Siapa yang terima dibilang "monyet" atau kata-kata tak baik," ujar Lenis.

Dia pun meminta aparat hukum untuk melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Siapa pelakunya (aksi rasialisme), siapa yang mengarahkan kekerasan, harus dibawa ke jalur hukum," tegas dia.(Alf)

tag: #papua  #polri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...