Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 21 Agu 2019 - 12:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Persoalan Rasisme Papua, Fahri ke Jokowi: Jangan Anggap ini Hanya Sekedar Soal Salah Paham

tscom_news_photo_1566364163.jpg
Jokowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mempertanyakan sikap Presiden Jokowi yang tak tegas dalam menyelesaikan persoalan di Papua. Seharusnya, menurut Fahri, Jokowi marah dengan insiden rasisme yang menimbulkan kemarahan masyarakat Bumi Cendrawasih.

"Presidendi sini harus agak nampak, yang kemarin-kemarin agak keras ngomongnya. Kok yang ini kurang keras. Misalnya orang disuruh sabar, ya itu gak mantep. Kalau kemaren kan ada marahnya, saya akan tindak, gitu-gitu kan tapi sekarang kok gak ada?," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 21/8/2019).

Menurutnya, mengusut pelaku rasisme yang menimbulkan kemarahan masyarakat Papua itu lebih penting. Hal ini untuk meredam kemarahan masyarakat Papua.

"Itu penting karena orang kecewa karena pelaku seperti ini kok dibiarin. Harus ada jaminan bahwa penghinaan itu gak boleh berlanjut. Ini sangat tidak baik," Fahri mengingatkan.

Fahri pun mengajurkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu turun langsung ke Papua untuk menenangkan masyarakat disana.

"Lebih cepat lebih baik. Karena ada yang luka. Kalau mau diskusi yang dalam nanti kita lakukan. Tapi penanganan segera itu diperlukan. Jangan hanya dianggap ini hanya sekedar soal salah paham. Orang gak akan salah paham sampai begini," ujar Fahri.

"Ada sesuatu yang mendalam dan itu harus segera diselesaikan. Saya sudah bilang, kita gak bisa selesaikan masalah Papua itu hanya dengan bangunan fisik. Ada sesuatu yang lebih dalam, ada soal hati, ada soal perasaan supaya kita sama-sama," tambahnya. (Alf)

tag: #fahri-hamzah  #kabupaten-puncak-papua  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...