Bisnis

Perseroan Solid, BTN Yakin RBB 2019 Akan Tercapai

Oleh pamudji pada hari Kamis, 12 Sep 2019 - 22:24:42 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1568301882.jpeg

Menara BTN Jakarta (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--
Direktur Bank BTN Nixon LP Napitupulu menyatakan, kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam kondisi solid dan performa perusahaan on the track.

Nixon menyampaikan hal itu menyikapi pemberitaan terkait perseroan, yang beredar akhir-akhir ini.Tidak ada masalah dengan BTN. Saat ini perseroan dalam kondisi baik dengan dukungan manajemen yang solid. 

"Kami berada dalam performa yang on the track sesuai target RBB (rencana bisnis bank) akhir tahun 2019," ujar Nixon dalam keterangannya,   Kamis (12/9/2019).

Pemberitaan yang beredar terkait BTN, diakui Nixon, cukup mengganggu fokus bisnis perusahaan, yang sekarang menjadi tanggung jawab Direksi hasil RUPSLB 29 Agustus lalu. Beberapa nasabah juga menanyakan kebenaran berita tersebut. Perbankan itu, kata dia, adalah bisnis kepercayaan. Oleh karenanya loyalitas dan trust nasabah harus dijaga.

“Saya harus tegaskan, terkait masalah pemalsuan deposito Bank BTN telah diputus oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dalam perkara pidana dan perdata. Bahwa persoalan tersebut saat ini dimunculkan kembali dan dalam pengembangan perkara, silakan proses itu berjalan dan saya meminta semua pihak untuk menghormatinya. Mari sama-sama kita hormati proses hukum dengan prinsip-prinsip praduga tidak bersalah," ujar Nixon menegaskan.
 
Menurut dia, selama ini  perseroan sangat mengutamakan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan bisnisnya. Sejak awal BTN telah bersikap kooperatif untuk menjaga dana nasabah secara proaktif melaporkan terduga komplotan kejahatan perbankan kepada Polda Metro Jaya pada tanggal 21 November 2016. Proses proaktif BTN ini menyelamatkan sebagian besar dana nasabah. 

Di samping itu, perseroan juga telah membentuk cadangan risiko operasional yang tercatat dalam laporan keuangan audited BTN sejak tahun 2016. Hal ini menunjukkan Bank BTN sebagai perusahaan berbadan hukum telah patuh dalam menjalankan bisnis secara GCG dan prinsip prudential banking practice.
 
Terkait proyek bermasalah yang dikutip dalam berita-berita beredar, menurut Nixon, sampai dengan hari ini proyek tersebut masih berjalan. Kredit itu diperuntukkan bagi rumah MBR sekaligus mendukung Program Sejuta Rumah. Selama ini BTN mendukung program tersebut yang dikelola oleh Kementerian Pupera.  

"Saya bersama direksi lainnya memberikan komitmen BTN akan mencapai target sesuai RBB sampai dengan akhir tahun 2019. Namun tetap BTN harus bersikap dalam menjaga nama baiknya," ujar dia.

Menurut Nixon, perseroan sedang melakukan penjajagan untuk mencadangkan haknya memproses secara hukum dugaan adanya tindakan para pihak yang merugikan nama baik Bank BTN sebagai institusi. 

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan proses pengembangan lebih lanjut mengenai hal ini," kata Nixon.

Berdasarkan kinerja BTN Semester I 2019 tercatat Asset tumbuh 16,68% menjadi Rp312,4 Triliun, Kredit dan Pembiayaan tumbuh 18,78% menjadi Rp251 Triliun, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp219,8 Triliun atau tumbuh 15,89%. Bisnis perseroan tumbuh selama Semester I Tahun 2019  tercermin dari Pendapatan Bunga yang tumbuh sebesar 19,81% secara year on year dari Rp10,67 Triliun  menjadi Rp12,78 triliun. (plt)

tag: #bumn  

Bagikan Berita ini :