Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Senin, 16 Sep 2019 - 13:16:40 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR-Pemerintah Sepakat Pimpinan MPR 10 Kursi

tscom_news_photo_1568614600.jpeg
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan, DPR dan Pemerintah telah sepakat untuk melakukan perubahan atas Undang-Undang (UU) MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3).

"Saya ingin sampaikan bahwa 10 fraksi yang ada di DPR itu telah setuju untuk melakukan perubahan atas Undang-Undang MD3 sepanjang yang terkait dengan jumlah pimpinan di MPR," kata Supratman di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Jika saat ini di MPR terdiri dari satu ketua dan tujuh wakil ketua, lanjut Supratman, nanti di periode yang akan datang disepakati satu ketua dengan sembilan wakil ketua.

"Terdiri dari perwakilan masing-masing fraksi yang lolos dalam pemilihan umum, kemudian ditambah dengan satu dari DPD. Itulah yang kita hasilkan dalam kesepakatan pengambilan keputusan tingkat I di Badan Legislasi tadi," urai politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Ia menjelaskan bahwa MPR merupakan lembaga yang akan mengurusi Ideologi dan konstitusi. Politik kebangsaan dan kebersamaan dalam rangka melakukan musyawarah mufakat tergambar dari sisi kepemimpinan di MPR.

Untuk itu, semua elemen yang terkumpul dalam DPR maupun DPD itu bisa dimasukkan ke dalam MPR.

"Hasil rapat ini segera akan disampaikan ke Pimpinan DPR untuk diagendakan dalam rapat Bamus, supaya segera mungkin diagendakan untuk masuk dalam jadwal Paripurna terdekat," tutup politisi dapil Sulawesi Tengah itu. (plt)

tag: #mpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Minyak Kelapa Murni Bisa Rusak Sel Virus Corona? Ini Penjelasan Pakar dari Untan

Oleh Rihad
pada hari Saturday, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Virgin coconut oil (VCO) atau minyak kelapa murni memiliki kandungan lipid yang dapat berinteraksi dengan lipid membran sel virus corona. "Sel bisa dirusak dengan ...
Berita

ABK Disiksa di Kapal China, Nekad Melompat dan Terapung 7 Jam

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anak buah kapal (ABK) asal Indonesia mengaku loncat ke laut karena tak tahan kerja penuh tekanan dan siksaan. Mereka nekad meloncat dari kapal tangkap ikan Lu Qing Yuan Yu ...