Berita

PMII Semarang, Surakarta dan Sleman Juga Tolak Instruksi Turun ke Jalan 'Lawan' KPK

Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 20 Sep 2019 - 19:40:00 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1568981466.jpg

Massa PMII saat menggelar aksi demo di depan gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Sumber foto : Ist)

SEMARANG (TEROPONGSENAYAN) --Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang menolak instruksi Pengurus Besar (PB) PMII. Instruksi itu terkait dengan turun ke jalan untuk mengkritisi KPK pasca penetapan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka dugaan suap hibah KONI. 

"Iya (menolak instruksi kritisi KPK)," ujar Ketua PC PMII Kota Semarang, Muham Tashi kepada wartawan, Jumat (20/9/2019). 

Muham mengungkap PC PMII Kota Semarang mengeluarkan tiga poin respons terhadap instruksi kritisi KPK. Berikut ini responsnya:

1. PMII Kota Semarang tetap berkomitmen menjaga harkat dan martabat PMII sebagai organisasi yang independen.

2. PMII Kota Semarang mendukung penuh proses hukum yang adil dan sesuai aturan yang berlaku.

3. PMII Kota Semarang berkomitmen untuk selalu berjalan di garis perjuangan rakyat.

Sebelumnya diberitakan, PMII Surakarta dan Sleman juga menyampaikan penolakan terhadap instruksi itu. 

"Ini kami buat sebagai bentuk respons atas instruksi aksi yang dikeluarkan oleh PB PMII," tandasnya.

"Memang KPK perlu dikritisi dalam beberapa hal. Tapi jangan sampai kritikan itu di luar konteks," kata Ketua PC PMII Surakarta, Najih Fikriyah saat dihubungi, Jumat (20/9/2019).

Sedangkan Ketua PC PMII Sleman, Sidik Nur Toha mengatakan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime.

Oleh karenanya, PC PMII Sleman mendukung segala upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan instansi penegak hukum termasuk yang dilakukan KPK.

"PC PMII Sleman menghimbau kepada seluruh kader di lingkup PC PMII Sleman untuk tidak terlibat dalam aksi yang diinstruksikan dalam Surat Instruksi PB PMII," ujar Ketua PC PMII Sleman, Sidik Nur Toha dalam keterangannya, Jumat (20/9/2019).

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Sleman meminta kadernya tak mengikuti aksi turun ke jalan untuk mengecam KPK. Pengurus PMII Sleman menentang instruksi Pengurus Besar (PB) PMII.

"PC PMII Sleman menghimbau kepada seluruh kader di lingkup PC PMII Sleman untuk tidak terlibat dalam aksi yang diinstruksikan dalam Surat Instruksi PB PMII," ujar Ketua PC PMII Sleman, Sidik Nur Toha dalam keterangannya, Jumat (20/9/2019).

Sidik mengingatkan korupsi merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Olehnya, PC PMII Sleman mendukung segala upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan instansi penegak hukum termasuk yang dilakukan KPK.

"PMII sebagai gerakan intelektual mendukung seluruh agenda pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku lembaga yang berwenang melaksanakan penegakan hukum dalam tindak pidana korupsi," tuturnya.

Sementara menyikapi instruksi yang dikeluarkan PB PMII agar menggelar aksi setelah usai Imam Nahrawi menjadi tersangka KPK, PC PMII Sleman memiliki pandangan lain. Ada tiga poin pernyataan sikap PMII Sleman.

Berikut pernyataan sikap PC PMII Sleman:

1. PC PMII Sleman mendukung segala bentuk agenda penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK dengan mengedepankan asas equality before law (persamaan di hadapan hukum) tanpa memandang golongan dan latar belakang apapun.

2. Isu kelompok radikal (taliban dan khilafah) yang bersarang dalam tubuh KPK merupakan asumsi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya, di mana hal tersebut bertentangan dengan budaya intelektualitas yang dibangun di PMII.

3. PC PMII Sleman menghimbau kepada seluruh kader di lingkup PC PMII Sleman untuk tidak terlibat dalam aksi yang diinstruksikan dalam Surat Instruksi PB PMII dan selalu berpegang teguh pada ajaran Islam ahlussunah wal jama"ah, NDP, dan AD/ART PMII.

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sleman dengan memohon rahmat Allah SWT, dengan ini hanya komitmen terhadap perjuangan organisasi dan cita-cita perjuangan nasional yang berlandaskan Pancasila.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dan disetujui dengan penuh tanggung jawab.

Salam Pergerakan!

Tertanda

Ketua PC PMII Sleman
Sidik Nur Toha

(Alf)

tag: #kpk  

Bagikan Berita ini :