Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 08 Nov 2019 - 07:55:05 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Desak BPJS Bayar Utang 300 M ke RS Muhammadiyah

tscom_news_photo_1573174505.jpg
Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (7/11 /2019) (Sumber foto : antara)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Komisi IX DPR RI mendesak BPJS Kesehatan melunasi tunggakan kepada Rumah Sakit peserta program layanan kesehatan BPJS. Termasuk utang sebesar Rp 300 Miliar kepada RS Muhammadiyah se Indonesia.

"Komisi IX mendesak BPJS Kesehatan untuk segera menyelesaikan tunggakan klaim RS di seluruh Indonesia," ujar Sri Rahayu, Wakil Ketua Komisi IX saat membacakan salah satu kesimpulan raker dengan Menteri Kesehatan dan Dirut BPJS Kesehatan, Kamis malam (7/11/2019).

Tunggakan BPJS Kesehatan kepada RS Muhammadiyah diungkapkan oleh Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay. Dia menegur Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPJS Kesehatan. Pasalnya, ada utang ke RS Muhammadiyah hingga Rp 300 miliar.

"Tadi pagi itu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bilang ke saya tolong diingatkan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan jika punya utang Rp 300 miliar kepada Rumah Sakit Muhammadiyah di Indonesia," kata Saleh saat Rapat dengan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan di Komisi IX, Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

"Tolong ini diperintahkan agar jangan sampai operasional rumah sakit yang membantu masyarakat ada kendala hanya karena persoalan internal BPJS Kesehatan," ungkapnya lagi.

Selain kepada RS Muhammadiyah, BPJS Kesehatan terungkap memiliki tunggakan ke berbagai RS lainnya. Jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah. Hal ini terjadi karena keuangan BPJS Kesehatan mengalami defisit Triliunan rupiah.(ris)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...