Oleh pamudji pada hari Rabu, 18 Des 2019 - 14:00:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Dongkrak UMKM, PT Timah Guyur Dana Rp20 Miliar

tscom_news_photo_1576652435.jpeg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--PT Timah Tbk pada 2020 mengganggarkan Rp20 miliar untuk membantu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Upaya ini sebagai komitmen perusahaan membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan UMKM berkualitas, berdaya saing di pasar global.

"Kita sudah mengganggarkan dana program kemitraan Rp20 miliar untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya," kata Kepala Bidang Kemitraan PT Timah Tbk, Erwan Sudarto di Pangkalpinang, Rabu (18/12/2019).

Ia mengatakan anggaran program kemitraan tahun depan lebih besar dibandingkan 2019 yang sebesar Rp12 miliar. Peningkatan tersebut sebagai bentuk upaya PT Timah mendorong UMKM dalam meningkatkan usaha serta ekonomi keluarganya.

"Dana program kemitraan ini tetap disalurkan per semester, agar bantuan modal usaha dan pembinaan kepada UMKM tersebut lebih tepat sasaran," ujarnya.

Menurutnya, pada tahun depan, PT Timah juga akan membuka program baru yaitu pendampingan dan edukasi manajemen, promosi, pemasaran produk kepada UMKM.

"Para pelaku UMKM ini dilatih dalam mengelola manajemen keuangan, pemasaran menggunakan teknologi informasi dan lainnya," katanya. (plt)

tag: #bumn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...