Oleh Ari F Syam pada hari Selasa, 10 Mar 2020 - 21:35:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Ironi Pemakaian Masker

tscom_news_photo_1583850914.jpg
Ari F Syam (Sumber foto : Istimewa)

Menyoal Manfaat Masker

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pemerintah telah mengumumkan tambahan 13 pasien yang terkonfirmasi virus COVID-19, sehingga total menjadi 19 pasien (belakangan jadi 27 kasus). Hal ini tentu saja membuat kecemasan mesyarakat meningkat.


Bertambahnya kasus tersebut membuat masyarakat memburu masker di apotek-apotek dan toko obat. Akibatnya masker menjadi barang langka. Harganya pun menjadi mahal.

Ada yang bertanya kepada saya: “Dok orang sehat boleh pakai masker tidak ketika berada di luar rumah?

Jawaban saya silahkan saja. Tapi pertanyaannya untuk apa pakai masker di luar rumah kalau kita sehat. Sebenarnya tidak masalah jika orang sehat memakai masker. Stetapi seharusnya yang sakit yang memakai sakit.

Atau orang yang akan melakukan kontak dengan orang yang sakit. Atau petugas medis seperti dokter atau perawat di rumah sakit yang melayani pasien misalnya atau akan melakukan tindakan medis seperti operasi.

Masalahnya, banyak orang yang sehat dan memakai masker kerap menyentuh hidung dan mulut pada saat membetulkan posisi makers. Akibatnya pemakaian masker menjadi tidak produktif.

Tangan itu lalu dipakai untuk menyentuh handle pintu yang mungkin telah tercemar virus dari pasien yang sebelumnya sudah memegang handle pintu. Tangannya kemudian dimasukkan ke hidung.

Hal lain juga harus diperhatikan adalah bahwa sampah masker dikategorikan sampah medis. Jadi harus dibuang pada tempat sampah yang tepat setelah digunakan. Saya sedih melihat masker bekas di tepi jalan, pada saat melakukan kegiatan car free day (CFD) di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan. Jadi membuang masker bekas jangan sembarang.

Jadi yang penting, adalah selalu sedia hand sanitizer. Pastikan juga tempat-tempat umu, toilet kantor atau toilet umum tersedia sabun cair antiseptik.

Sekali lagi upaya pencegahan dan budaya perilaku hidup bersih dan sehat selalu diterapkan di kehidupan kita sehari-hari.

Ari F Syam

Praktisi Kesehatan

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #corona  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Opini

Tekad Golkar Sumbar 2024, Usai Hasil Terburuk Sejak 1971

Oleh Indra J Piliang, Bappilu DPP Partai Golkar Korwil Sumbar
pada hari Jumat, 10 Jul 2020
Siapapun kader Partai Golkar (selanjutnya Golkar) di Provinsi Sumatera Barat, terkhusus daerah yang bakal menghelat pemilihan langsung kepala daerah (pilkada), sejak dini layak menyadari bahwa tidak ...
Opini

Perangai Pongah Warga Menteng

Menteng dikenal sebagai lokasi paling elit di Jakarta. Harga tanah/rumah di Menteng dikenal tertinggi, begitu juga PBBnya. Sejarahnya, penghuni kawasan Menteng diawali oleh elit Belanda, elit Jepang, ...