Oleh Givary AprimanĀ  pada hari Selasa, 24 Mar 2020 - 16:15:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Rupiah Terus Turun, KPPI Desak Pemerintah Putus Rantai Sebaran Virus Corona

tscom_news_photo_1585041349.jpg
Puteri Komarudin (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia Puteri Komarudin menyebut penyebab nilai tukar rupiah terus mengalami penurunan terhadap dollar AS karena akibat efek perekonomian global yang meningkat volatilitasnya akibat wabah virus corona (covid-19).

Untuk mengatasi hal tersebut, Puteri menilai kalau pemerintah perlu langkah cepat untuk segera memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

"Untuk mengatasinya (penurunan rupiah terhadap dollar), pemerintah perlu mencegah adanya ledakan kasus yang terjadi dalam waktu bersamaan mengingat kecepatan pertumbuhan kasus corona ini bersifat eksponensial," ujar Puteri ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Selasa (24/03/2020).

Anggota DPR RI Komisi XI ini memaparkan bahwa bila wabah virus corona belum berakhir maka kondisi ekonomi akan mengalami ketidakpastian.

"Selama pendemi corona ini belum berakhir, maka kondisi perekonomian akan mengalami ketidakpastian," paparnya.

Puteri mengatakan akibat wabah virus corona mayoritas mata uang di Asia mengalami pelemahan terhadap Dollar Amerika.

"Sebenarnya tak hanya rupiah, mayoritas mata uang negara di kawasan Asia pun turut mengalami pelemahan," katanya.

Meski begitu, Politisi Golkar tersebut mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan rapid test kepada masyarakat untuk pencegahan merebaknya wabah virus corona.

Puteri juga berharap semoga merebaknya wabah virus corona segera menurun dan kondisi perekonomian global akan segera membaik.

"Kami mengapresiasi langkah pemerintah melakukan rapid test atau pengetesan cepat secara massal kepada masyarakat sebagai langkah deteksi dini di daerah yang dinilai paling rawan terpapar virus corona," pungkasnya. (Allan)

tag: #corona  #virus-corona  #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Anies Tak Ingin Ada Gelombang Kedua Covid-19 di DKI

Oleh Rihad
pada hari Monday, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan arus warga  ke luar-masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta di masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan ...
Berita

Tradisi Balon Udara Berbahaya Bagi Penerbangan, Pelanggarnya Bisa Didenda Rp 500 Juta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tradisi menerbangkan balon udara sangat berbahaya. Jika sampai terbang tak terkendali, balon udara bisa membahayakan penerbangan. Bayangkan, sebuah balon udara berukuran ...