Oleh Alfin Pulungan pada hari Minggu, 26 Apr 2020 - 07:02:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Mensos Pastikan Bantuan Sosial Bagi Kaum Lansia dan Disabilitas 

tscom_news_photo_1587858397.jpg
Kaum lanjut usia (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara memastikan bantuan sosial (bansos) yang dikerahkan pihaknya akan menjangkau kelompok rentan yaitu disabilitas dan para lanjut usia (lansia) yang terkena dampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut berupa sembako yang ditujukan pada kelompok rentan yang ada di Jabodetabek.

"Di samping masyarakat umum yang terdampak, kita juga harus perhatikan saudara-saudara kita yang memiliki kebutuhan khusus dan rentan terhadap Covid-19 di antaranya lansia dan penyandang disabilitas," kata Juliari dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2020).

Pada Jumat (24/4) lalu, Kemensos juga telah meluncurkan bansos sembako dari Presiden bagi 4.763 lansia. Kemudian kementerian terkait kembali menyalurkan hal yang sama untuk 7.072 penyandang disabilitas.

Total 11.835 paket sembako telah didistribusikan kepada lansia dan penyandang disabilitas yang terdampak wabah korona. Sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo terkait larangan mudik untuk memutus mata rantai penyebaran virus, masyarakat termasuk kelompok akan diberi bansos untuk memenuhi kebutuhan dasar.

"Bansos tersebut berupa sembako untuk wilayah Jabodetabek dan bansos tunai untuk luar Jabodetabek," kata Juliari.


TEROPONG JUGA:

>Kunjungi PT Food Station, Mensos Juliari Batubara Tinjau Persiapan Pengepakan Bansos dan BPNT

>Antisipasi Kelaparan di Tengan Wabah, Komisi VIII Desak Kemensos Turunkan Bansos

>Kemensos Naikkan Bantuan Sosial untuk Keluarga Miskin


Menurutnya, penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi ini tidak bisa hanya difokuskan bagi kalangan umum saja. Sebab, kelompok rentan yaitu disabilitas dan para lansia juga merupakan kalangan yang mesti serius diperhatikan kebutuhannya.

Situasi pandemi korona berdampak besar bagi masyarakat terutama terhadap lansia dan kelompok disabilitas. Melalui bansos tersebut Kemensos berusaha agar sepanjang bulan Ramadhan mereka mendapatkan bahan makanan yang baik dan bergizi agar terhindar dari virus dan penyakit lainnya.

Bansos sembako senilai Rp300 ribu tersebut terdiri dari beras, minyak goreng, kecap, sambal, mi instan, kornet, sarden, susu, teh celup dan sabun mandi. Juliari mengatakan dalam satu bukan bantuan akan disalurkan sebanyak dua kali. Sehingga total bansos sembako dari pemerintah yaitu senilai Rp600 ribu per kepala keluarga selama satu bulan.

"Terkait penyaluran akan diberikan selama tiga bulan terhitung April, Mei dan Juni 2020," ujarnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan penyaluran bansos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam hal pendistribusian langsung kepada penerima manfaat.

"Ini merupakan bantuan yang akan diberikan sampai ke rumah-rumah dengan melibatkan armada PT Pos Indonesia untuk memastikan bantuan sampai ke rumah penerima manfaat," katanya.

Bansos sembako untuk lansia disalurkan melalui 94 Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU). Sedangkan bansos bagi penyandang disabilitas didistribusikan melalui 20 LKS Penyandang Disabilitas (PD), 13 Organisasi Sosial penyandang Disabilitas (OPD) serta delapan kabupaten dan kota.

Selain berupa sembako, Kemensos juga segera memberikan bansos tunai untuk 146.181 lansia dan 132.895 penyandang disabilitas di luar Jabodetabek.

tag: #kementerian-sosial  #bansos  #lansia  #kaum-disabilitas  #corona  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Wisatawan ke Yogya Harus Bawa Keterangan Sehat

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 25 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wisatawan yang akan berkunjung Kota Yogyakarta harus membawa keterangan sehat. “Silahkan berkunjung ke Yogyakarta, tetapi pastikan bahwa anda dalam kondisi yang sehat. ...
Berita

Akademisi UBK Ini Sebut UU Cipta Kerja Menjebol UUD 1945

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Akademisi Hukum dari Universitas Bung Karno (UBK) Azmi Syahputra menilai, tujuan UU Cipta Kerja yang disahkan 5 Oktober lalu, niatnya baik. Menurutnya, jika ...