Oleh Aries Kelana pada hari Senin, 11 Mei 2020 - 21:17:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemerintah Siapkan Dana Rp15 Triliun Untuk Selamatkan Garuda

tscom_news_photo_1589206650.jpg
Pesawat Garuda Indonesia (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – COVID-19 telah memporakporanda keuangan sejumlah maskapai penerbangan, termasuk maskapai penerbangan internasional. Mereka tak sanggup menghidupi para karyawan dan biaya operasional pada saat sejumlah negara menerapkan larangan perjalanan.

Paling tidak wisawatan yang ingin berkunjung ke daerah atau negara lain harus menjalani karantina selama 14 hari dan membekali surat tanda sehat dari pemerintah masing-masing. Belum lagi ada kekawatiran penularan COVID-19 di dalam pesawat.

Ini membuat usaha penerbangan makin terpuruk. Salah satunya yang dialami PT Garuda Indonesia, badan usaha milik negara. Menurut informasi dari Bloomberg yang dikutip channelnewsasia.com, Senin (11/5/2020), pemerintah menyiapkan dana talangan sekitar Rp15 triliun atau sekitar US$1 miliar untuk menyelamatkan Garuda.

Menurut rencana tersebut, separonya digunakan untuk merestrukturisasi utang Garuda dengan menerbitkan pinjaman baru US$500 juta. Tujuannya, untuk membantu Garuda memenuhi kebutuhan operasional dalam enam bulan kedepan. Itu menurut Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Dari laporan itu terungkap bahwa Garuda menghadapi prospek gagal bayar pada obligasi syariah yang dikenal sebagai sukuk, yang jatuh tempo bulan depan.

Nantinya, investor akan ditawari opsi untuk memperpanjang jatuh tempo atas investasi mereka selama tiga tahun atau skema pembayaran yang terhenti.

"Garuda tetap menjadi perusahaan yang baik dengan prospek yang cerah," kata Kartika.

"Bisnisnya akan tetap kuat setelah wabah berakhir."

Akibat COVID-19 Garuda terpaksa memotong gaji karyawannya

Atas laporan itu, kementerian BUMN dan direksi Garuda enggan berkomentar.

tag: #bumn  #garuda-indonesia  #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...