Oleh Aries Kelana pada hari Minggu, 17 Mei 2020 - 20:25:55 WIB
Bagikan Berita ini :

Gegara Pandemi COVID-19, Sekitar 600 Bank Manfaatkan Fasilitas Pinjaman dari FED

tscom_news_photo_1589721955.jpg
Federal Reserve (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Pandemi COVID-19 yang mengguncang Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan ratusan bank di sana kesulitan likuiditas. Akibatnya mereka meminta bantuan bank sentral AS Federal Reserve (The Fed).

Mereka terutama bank-bank kecil mendapatkan fasilitas Program Perlindungan Paycheck (PPP) bank sentral sekitar US$30 miliar. Itu menurut laporan dari Federal Reserve. Itu tersebar di 3.676 bank yang meminjam.

Bank-bank yang mendapatkan fasilitas itu, seperti dikutip channelnewsasia.com (17/5/2020), akan dikenakan bunga plus biaya pinjam US$2,5 juta untuk sekali transaksi.

PPP adalah salah satu program inti yang dibuat oleh pemerintah federal untuk menjaga stabilitas ekonomi selama pandemi coronavirus. Menawarkan pinjaman untuk usaha kecil yang dimaafkan jika mereka digunakan untuk membayar upah pekerja dan beberapa biaya lain yang diperbolehkan.

Program Fed dibentuk untuk mendorong bank untuk berpartisipasi, memungkinkan mereka yang memilih untuk melakukannya dengan cara membuat pinjaman ke bisnis dan mengumpulkan biaya untuk melakukannya, kemudian meminjam jumlah yang sama dari The Fed pada tingkat bunga nominal 0,35%.

tag: #bank  #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Bisnis

India Kembali Impor Kelapa Sawit Dari Malaysia

Oleh Aries Kelana
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Setelah sempat terjadi ketegangan dalam perdagangannya dengan Malaysia selama 4 bulan, India kembali membeli kelapa sawit dari Malaysia. India bersedia membeli ...
Bisnis

HIPPI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri BUMN Memberdayakan UMKM

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Terobosan Menteri BUMN yang akan menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek Pemerintah dan swasta dalam negeri patut diapresiasi. "Ini merupakan ...