Oleh windarto pada hari Minggu, 24 Mei 2020 - 03:51:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Indofood Bukukan Laba Rp1,4 Triliun di Kuartal I 2020

tscom_news_photo_1590267113.jpg
Indofood Tower (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat laba bersih di kuartal I-2020 naik empat persen menjadi Rp1,4 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya sebesar 1,35 persen.

Direktur Utama dan Chief Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan capaian ini diperoleh di tengah kondisi global yang penuh tantangan seperti saat ini, terutama keberadaan virus korona (covid-19).

"Di tengah-tengah kondisi global yang penuh tantangan saat ini, Indofood berhasil mempertahankan kinerja yang baik di kuartal pertama 2020," kata Anthoni dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 Mei 2020.

Adapun capaian laba kuartal I-2020 tersebut didukung oleh kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar satu persen menjadi Rp19,3 triliun. Tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya penjualan neto sebesar Rp19,17 triliun.

Selain itu, perusahaan juga mencatat laba usaha naik 33 persen menjadi Rp3,43 triliun dari Rp2,58 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 17,8 persen dari 13,4 persen. Serta, capaian core profit meningkat 23 persen menjadi Rp1,52 triliun dari Rp1,24 triliun pada periode yang sama 2019.

Sedangkan untuk anak usaha yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), Anthoni mencatat laba perode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sekitar 48 persen, dari Rp1,34 triliun pada kuartal pertama 2019 menjadi Rp1,98 triliun di kuartal I-2020.

Capaian laba ICBP ini disebabkan meningkatkan penjualan neto konsolidasi sebesar tujuh persen dari Rp11,26 triliun menjadi Rp12,01 triliun.

"Di tengah ketidakpastian global, ICBP tetap tangguh dan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba pada kuartal pertama 2020," ungkapnya.

ICBP, kata Anthoni, juga mencatat laba usaha sebesar Rp 2,8 triliun, atau meningkat 43 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,96 triliun. Serta, core profit meningkat 15 persen menjadi Rp1,57 triliun dari Rp1,37 triliun.

"Kami akan terus memonitor dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi, serta senantiasa mengelola bisnis kami secara berhati-hati dan tetap dapat bersaing di pasar," tukasnya.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Bisnis

India Kembali Impor Kelapa Sawit Dari Malaysia

Oleh Aries Kelana
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Setelah sempat terjadi ketegangan dalam perdagangannya dengan Malaysia selama 4 bulan, India kembali membeli kelapa sawit dari Malaysia. India bersedia membeli ...
Bisnis

HIPPI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri BUMN Memberdayakan UMKM

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Terobosan Menteri BUMN yang akan menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek Pemerintah dan swasta dalam negeri patut diapresiasi. "Ini merupakan ...