Oleh Aries Kelana pada hari Kamis, 28 Mei 2020 - 21:15:48 WIB
Bagikan Berita ini :

AJI Kecam Pemidanaan Farid Gaban oleh Politikus PSI

tscom_news_photo_1590675348.jpg
Teten Masduki (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Baru-baru ini Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga Ketua Umum Perhimpunan Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan jurnalis senior Farid Gaban ke Polda Metro Jaya. Muannas melaporkan Farid dengan dugaan "menyebarkan berita bohong dan menyesatkan" melalui media sosial. laporan disampaikan pada Kamis ini (28/5/2020)

Dalam laporan itu, Muannas menilai Farid Gaban, Pendiri Yayasan Zamrud Khatulistiwa mengkritik langkah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Teten Masduki yang bekerja sama dengan ecomerce Bibli. "Rakyat bantu rakyat; penguasa bantu pengusaha. Gimana nih Kang Teten Masduki? How long can you go?" tulis Farid Gaban dalam cuitannya di akun twitter, 21 Mei 2020.

Muannas menilai apa yang dilakukan Menteri Koperasi itu baik karena pemerintah mengajak pengusaha membantu pedagang kecil di daerah yang kesulitan di masa pandemi COVID-19.

Seperti dilansir Tirto.id, Muannas menilai cuitan Farid Gaban itu tidak sesuai keadaan sebenarnya dan menyesatkan opini pembaca, khususnya dengan menggunakan istilah penguasa. Ia menilai cuitan Farid Gaban itu mengesankan seolah-olah pemerintah tidak peduli rakyat dan hanya peduli pengusaha.

Menteri Koperasi Teten Masduki, dalam kesempatan terpisah mengatakan, lembaganya bekerjasama dengan Blibli.com karena kementeriannya menyadari sedari awal perlunya menjalin kerja sama seluas-luasnya dengan banyak lembaga lantaran pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dia mengaku menerima kritik atas program kerjasama itu, termasuk yang disampaikan Farid Gaban.

Dari pengaduan Muannas dan pernyataan Teten, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) mengecam pengaduan Muannas terhadap Farid Gaban. "Kami menilai apa yang disampaikan Farid adalah bagian dari hak publik menyampaikan kritik kepada pemerintah dan salah satu wujud kebebasan berekspresi yang itu dijamin Konstitusi kita, khususnya dalam Pasal 28E yang isinya menyatakan, "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat," ujarKetua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan dalam keterangan persnya Kamis ini (28/5/2020).

AJI pun memintaMuannas Alaidid mencabut pelaporan terhadap Farid Gaban. Kami menilai apa yang disampaikan Farid masih dalam batas menyampaikan pendapat, kritik, atas kerjasama yang dilakukan oleh Kementerian UKM Teten Masduki.

Menteri UKM juga menilai apa yang disampaikan Farid sebagai kritik, dan itu menimbulkan pertanyaan soal siapa yang sebenarnya hendak diwakili oleh pelaporan ini sementara orang yang dikritik justru tak mempersoalkannya.

Untuk itu, AJI mendesak polisi untuk tidak memproses lebih lanjut pelaporan Muannas Alaidid terhadap Farid Gaban ini. Apa yang dilakukan Farid Gaban merupakan bagian dari kritik terhadap pemerintah dan bagian dari hak menyatakan pendapat yang dilindungi Konstitusi.

"Sebagai aparat penegak hukum, salah satu tugas polisi adalah melindungi warga negara seperti Farid Gaban dalam menggunakan haknya yang dijamin Konstitusi," pungkas Abdul Manan.

tag: #aji  #psi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Giliran Ibu Melaporkan Anak Karena Mencemarkan Nama Baik

Oleh Rihad
pada hari Kamis, 02 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Ingat kisah anak yang mengadukan ibu kandung di NTB? Cerita ini viral di medsos karena polisi menolak laporan tersebut dan meminta anak tersebut sujud kepada ibunya. Kasus ...
Berita

Kekecewaan Rakyat Pada Politik Dinasti, Pilbup Indramayu Akan Berlangsung Ketat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menyelenggarakan survei untuk mengukur tingkat keterpilihan (elektabilitas) figur-figur yang siap berkompetisi dalam Pemilihan Calon ...