Berita
Oleh Givary Apriman pada hari Monday, 13 Jul 2020 - 17:15:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat Sebut Penyebab Rapor Merah Kabinet Jokowi Karena Leadership Jokowi Lemah

tscom_news_photo_1594632924.JPG
Kabinet Indonesia Maju (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Akhir akhir ini berkembang isu reshuffle kabinet Indonesia Maju karena dinilai Menteri menteri Jokowi bekerja kurang memuaskan

Menanggapi hal tersebut, Pengamat politik Gde Siriana mengatakan kalau Menteri Jokowi bukan keledai yg hrs dipecut baru jalan cepat.

Menurutnya, rapor merah yang diterima oleh Kabinet Indonesia maju disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah Leadership Jokowi yang lemah.

"Saya analisa setidaknya ada 3 faktor pengaruhi kinerja yaitu distribusi anggarannya, leadership @jokowi lemah conflict of interest," kata Gde melalui cuitan twitternya, Senin (13/07/2020).

Gde menyebutkan dengan contoh kasus yang terjadi saat Indonesia terkena pandemi corona yaiti sektor usaha yang ingin kembali beroperasi.

"Misal pengadaan alkes & sektor usaha yang ingin dibuka lagi saat PSBB," ujarnya.

Gde menilai bahwa dari perspektif politiknya terlihat ada suatu kegaduhan besar yang terjadi akibat wacana reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

"Bisa jadi Jokowi berpikir ulang atas dampak politisnya terhadap dukungan koalisi, dan bisa terjadi senjata makan tuan," pungkasnya.

tag: #reshuffle-kabinet  #kabinet-jokowi-maruf-amin  #menteri-jokowi  #psbb  #corona  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...