Oleh windarto pada hari Rabu, 02 Sep 2020 - 10:52:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Bermanfaat untuk Cegah Stunting, PT Food Station Usulkan Susu Masuk dalam Bantuan Pangan

tscom_news_photo_1599018721.jpg
Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dan sejumlah peserta lain yang berpartisipasi dalam webinar mengenai susu yang digelar oleh Pusat Kajian Pertanian dan Advokasi, Senin (31/8). (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dalam situasi pandemi seperti yang terjadi saat ini, konsumsi susu untuk anak-anak menjadi sangat penting untuk menunjang kecukupan vitamin dan mineral untuk menambah imunitas diri sebagai pertahanan utama untuk melawan virus.

”Kecukupan vitamin D di dalam tubuh sangat krusial saat ini, karena anak-anak sekolah lebih banyak tinggal dirumah saja dan semakin jarang terkena sinar matahari. Selain itu prebiotic untuk pencernaan juga sangat penting, karena dengan dirumah saja otomatis gerak tubuh berkurang tidak seperti biasanya,” ujar Direktur PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi saat memberikan paparan dalam Webinar Pusat Kajian Pertanian dan Advokasi, Senin (31/8).

Terkait hal tersebut, Arief mengusulkan agar komoditas susu dimasukkan dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat.

”Upaya peningkatan konsumsi susu cukup penting pada masa saat ini karena itu saya usulkan susu dimasukkan dalam BPNT karena susu mengandung zat yang memang diperlukan untuk menambah energi,” jelas Arief.

Dalam kegiatan webinar yang mengambil tema Ekonomi Susu: Gairah Peternak, Penguatan Ketahanan Pangan Protein dan Pemberantasan Stunting yang dilaksanakan secara daring tersebut, sejumlah narasumber tampil sebagai pembicara. Beberapa narasumber tersebut antara lain Direktur PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, Akademisi IPB Epi Taufiq dan Ketua KPSBU Lembang Dedi Setiadi.

Arief mengatakan, PT Food Station sebelumnya telah memasukkan komoditas susu dalam program Kartu Jakarta Pintar Plus yang diberikan kepada 1 juta penerima manfaat setiap bulannya. Susu tersebut merupakan susu lokal yang diproduksi dari Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KSPBU) sehingga dipastikan bukan susu impor.

Hanya saja, lantaran adanya pandemi Covid-19, program-program bantuan sosial diutamakan untuk komoditas pangan pokok. Sementara, sumber protein susu seperti protein tidak diberikan rutin. Adapun pasokan susu yang telah disiapkan, alhasil dijual secara komersial.

Pemerintah pun diketahui telah memperpanjang program bantuan sosial berupa BPNT senilai Rp 200 ribu per bulan hingga akhir Desember 2020 dari biasanya Rp 150 ribu per bulan.

Menurut Arief, susu perlu dimasukkan dalam program tersebut seiring adanya penambahan alokasi sekaligus momentum meningkatkan konsumsi susu dalam negeri.

“Diperlukan komitmen politik pemerintah karena dengan meningkatkan konsumsi susu sekaligus dapat mencegah stunting,” cetusnya.

Dikatakan Arief, biasanya dalam situasi normal sebelum pandemi, anak-anak bangun pagi, berangkat ke sekolah, bermain di lapangan dan berolahraga bersama teman-teman dan guru. Setelah itu setelah pulang sekolah, anak-anak ikut les tari, main sepakbola, basket atau bermain sepeda misalnya.

“Nah dengan banyaknya aktifitas tersebut susu diperlukan untuk dikonsumsi karena susu mengandung asupan tambahan vitamin D dan prebiotic sangat penting untuk menopang banyak aktifitas tersebut,” tandas Arief.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Jakarta

Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award

Oleh windarto
pada hari Sabtu, 19 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc. Ketiga penghargaan tersebut mencakup predikat sebagai the ...
Jakarta

Camat Kelapa Gading Meninggal Akibat Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Camat Kelapa Gading, Jakarta Utara, M.Hermawan meninggal dunia akibat virus corona. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir. ...