Oleh Alfin Pulungan pada hari Selasa, 08 Sep 2020 - 12:16:54 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi Agama DPR Semprot Menag Soal Orang Hafal Alquran Jadi Sumber Radikalisme

tscom_news_photo_1599542203.jpeg
Menteri Agama Fachrul Razi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Ketua Komisi Agama (Komisi VIII) DPR, Yandri Susanto, meminta Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan sejumlah pernyataannya yang kontroversial di publik. Pernyataan itu di antaranya soal radikalisme yang menyusup melalui orang yang berpenampilan menarik atau good looking, hafal Alquran, dan pandai berbahasa Arab, serta pernyataan tentang sertifikasi dai.

"Ini kegelisahan sekali bagi umat Islam, (Menag) menarasikan orang hafal Alquran, good looking, pandai bahasa Arab itu sumber radikalisme," kata Yandri dalam rapat kerja hari ini membahas rencana program dan anggaran Kementerian Agama 2021, Selasa, 8 September 2020.

Menurut politikus Partai Amanat Nasional ini, ucapan Menag itu membuat banyak ulama dan pengurus pondok pesantren tersinggung. Apalagi, ia mengaku banyak anggota keluarganya juga yang mengelola pondok pesantren.

Yandri Susanto


Ia pun mendesak Fachrul Razi menunjukkan data bukti ihwal tempat-tempat mana saja yang disusupi radikalisme melalui orang good looking itu.

Yandri mengaku tersinggung jika radikalisme diidentifikasi melalui penampilan good looking, pandai bahasa Arab, dan hafal Alquran. Sebab, ia sendiri mengaku mendidik anak-anaknya untuk pandai berbahasa Arab dan hafal Alquran. "Tapi kalau hari ini pemerintah menuduh itu sumber utama radikal, saya kira tidak bisa diterima," ujarnya.

Tak hanya itu, Yandri juga meminta Menag menjelaskan tentang rencana sertifikasi penceramah atau dai. Ia mengkritik Menag yang menyampaikan hal tersebut kepada publik padahal belum menjadi disepakati bersama DPR.

Menurut Yandri, gelar dai diberikan oleh masyarakat, bukan pemerintah. "Jangan sampai justru Menag yang katanya beragama Islam, sepertinya benci dengan Islam," kata Yandri.

tag: #fachrul-razi  #radikalisme  #kementerian-agama  #komisi-viii  #yandri-susanto  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Polri Ajak Jajara Humas Mengkonter Isu Negatif

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 20 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polri mengajak jajaran humas instansi pemerintah yang tergabung dalam Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk turut serta memaksimalkan fungsi ...
Berita

Puan: Penundaan Pilkada Bisa Perlambat Kinerja Pemda Tangani Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pelaksanaan Pilkada serentak lebih penting dilaksanakan untuk menguatkan penanganan pandemi Covid-19. Dia menegaskan, pada masa ...