Oleh Rihad pada hari Kamis, 17 Sep 2020 - 22:53:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Mengaku Kritik Kepada Pertamina Diterima Erick Thohir

tscom_news_photo_1600358011.png
Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) akhirnya menemui Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Kamis (17/9). Sebelumnya, Ahok memicu polemik karena mengungkap kebobrokan manajemen Pertamina lewat media. "Tadi habis bertemu dengan Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick," kata Ahok melalui akun @basukibtp di Instagram.

Erick memintanya menjaga soliditas dan kerja sama teamwork. "Dan terus melakukan transformasi BUMN," sambung Ahok menirukan pesan dari Erick.

Ahok menyebut manajemen PT Pertamina (Persero) bobrok. Melalui video kanal POIN di YouTube, Ahok menyatakan bahwa banyak keputusan direksi yang merugikan Pertamina.

Ahok menyatakan keinginan untuk melakukan audit terhadap proyek kilang minyak karena dinilai ada yang tidak benar dalam proses penyelenggaraannya. Ia menilai ada banyak tawaran kerja sama kepada Pertamina namun banyak yang ditolak, karena itu ia berinisiatif akan meminta audit.

Dipanggil DPR

Komisi VI DPR berencana memanggil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok beserta jajaran direksi Pertamina. Pemanggilan ini untuk meminta penjelasan atas kritik tajam yang disampaikan oleh Ahok ke Pertamina. Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mengatakan, rencana pemanggilan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. ”Memang ada rencana ada pemanggilan dalam waktu dekat, termasuk Pak Ahok dan direksi juga. Bahwa nanti dalam rapat akan membicarakan itu mungkin saja, karena kita belum tahu persis atas permasalahan kritik ini,” kata Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza, Rabu (16/9).

Komisi VI DPR sebagai mitra Pertamina akan meminta penjelasan secara detail terkait duduk persoalan yang dialami oleh Pertamina. Hal itu mengingat Pertamina sebagai BUMN besar diharapkan mampu berperan lebih dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional di era kebiasaan baru ini. ”Dalam rapat nanti akan juga menjadi konsumsi kita tentang permasalahan yang ada di manajemen atau kegiatan bisnis lainnya.

Tanggapan Pertamina

PT Pertamina (Persero) sendiri tidak mempersoalkan kritik tajam Ahok. Pihak Pertamina menyatakan akan menindaklanjuti kritikan internal dari Ahok. “Sebagai Komisaris Utama masukan yang telah disampaikan beliau (Ahok) baik melalui rapat rutin setiap minggunya maupun channel komunikasi lainnya telah menjadi perhatian manajemen untuk ditindaklanjuti,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta, Kamis (17/9).

Fajriyah juga menjelaskan bahwa Pertamina menghargai pernyataan Ahok sebagai Komut yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan. Ia menyatakan direksi telah melakukan banyak perbaikan dan hal positif melalui eksplorasi aset migas dalam negeri dan luar negeri, peningkatan produksi, pembangunan kilang, maupun inovasi di hilir untuk memastikan BBM dan LPG sampai dan tersalurkan ke seluruh Indonesia. “Untuk mewujudkan aspirasi pemegang saham, direksi perlu melakukan corporate action dalam rangka pertumbuhan perusahaan dan juga memastikan ketahanan energi nasional,” katanya.

Menanggapi kritik Ahok soal utang Pertamina, Fajriyah menjelaskan bahwa untuk menjalankan target dan program perusahaan, Pertamina membutuhkan pendanaan baik dari dana internal perusahaan maupun eksternal yang dilakukan hati-hati dan profesional. Dari sisi besaran rasio, misalnya debt to EBITDA dan debt to equity , kata dia, tetap dijaga, tetap diupayakan dalam kontrol yang wajar sebagai perusahaan yang sehat. “Aspek keuangan ini juga di monitor oleh Dewan Komisaris dan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham. Begitu pula mekanisme yang dilakukan tetap mengacu pada regulasi yang ada,” katanya.

Harapannya ke depan Pertamina dapat mewujudkan aspirasi stakeholder dengan tata kelola yang lebih baik. “Karena tentu kita semua ingin Pertamina terus tumbuh dan menjadi kebanggaan nasional,” ujarnya.

tag: #ahok  #pt-pertamina  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Legislator PKS Minta Pemerintah Berikan Kebijakan Tambahan Untuk UMKM

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Jumat, 23 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota Komisi Keuangan (Komisi XI DPR), Anis Byarwati, menilai realisasi program stimulus penanganan ekonomi saat pandemi COVID-19 yang terangkum dalam Program Pemulihan ...
Bisnis

Hari Santri 2020, LPDB-KUMKM Gandeng Santri dalam Upaya Pendampingan Dana Bergulir

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Upaya menindaklanjuti atas dikeluarkannya Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan Dana Bergulir ...