Oleh Bachtiar pada hari Sabtu, 21 Nov 2020 - 15:11:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Kementerian BUMN Gandeng Ulama NU Berceramah di Seluruh Masjid BUMN

tscom_news_photo_1605946272.png
Erick Thohir Menteri BUMN RI (Sumber foto : Istimewa)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Dalam upaya membina kepribadian seluruh karyawan BUMN, terutama kalangan muslim,
agar terjadi penerapan Akhlak sebagai nilai baru untuk meningkatkan kinerja di setiap perusahaan BUMN, Kementerian BUMN mengajak peran aktif Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN.

Kerjasama dalam syiar Islam tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi antara Kementerian BUMN dan PBNU yang ditandatangani September lalu dan meliputi banyak program terkait pemberdayaan sumber daya manusia, optimalisasi peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga pembinaan masyarakat dan tanggung jawab sosial serta lingkungan.

Keterlibatan para kyai dan ustadz dari NU untuk mengisi kajian dan ceramah di lingkungan masjid BUMN merupakan bagian dalam pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia agar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebagai asas pokok pembentukan jati diri muslim.

"Ajaran Islam yang disyiarkan NU serupa dengan pencanangan nilai Akhlak di BUMN, yakni bertujuan membangun dan mengembangkan insan masyarakat yang bertaqwa kepada Allah, cerdas, trampil,
berakhlak mulia, tentram, adil, dan sejahtera. Kami melibatkan peran aktif NU agar Islam ramah ala NU dapat mewarnai pemahaman keagamaan di lingkungan seluruh BUMN," jelas Menteri BUMN, Erick Thohir di Jakarta, Kamis (19/11).

Dalam waktu dekat, para kyai dan ustadz dari NU akan menjadi khotib dan imam ibadah sholat Jum"at di 22 masjid yang ada di lingkungan perusahaan BUMN di Jakarta dan Tangerang.

Tercatat ada tujuh masjid di Jakarta Pusat, sembilan di Jakarta Timur, empat di Jakarta Selatan, serta masing-masing satu masjid di Jakarta Utara dan Tangerang yang menjadi inisiator kerjasama syiar Islam tersebut. Semua masjid tersebut berada dalam lingkungan 17 perusahaan BUMN.

"Saya berharap program ini bisa membentuk seluruh karyawan BUMN memiliki aqidah yang benar berdasarkan ilmu, menjadikan Al-Qur’anul dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam memahami tauhid
yang sesuai pemahaman Salafush Shalih, sekaligus membentengi dari pemikiran-pemikiran yang
menyimpang dalam Islam," lanjut Erick Thohir.

tag: #bumn  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Rencana Pemerintah Hapus Premium Di Kawasan Jawa-Bali, Politisi PKS Lontarkan Kritik Keras

Oleh Givary Apriman
pada hari Selasa, 24 Nov 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politisi PKS Mulyanto menegaskan menolak terkait rencana pemerintah menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium mulai Januari 2021 di seluruh wilayah Pulau Jawa, ...
Berita

Baca Buku How Democracies Die, Pengamat Sebut Anies Berikan Kode Keras, Apa Itu?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat Politik Jamiluddin Ritonga mengatakan kalau Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan adalah aktor politik yang jeli mengkomunikasikan dirinya dari berbagai ...