Oleh Rihad pada hari Selasa, 19 Jan 2021 - 14:42:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Pertamina Lanjutkan Digitalisasi di Seluruh SPBU

tscom_news_photo_1611042178.jpg
Direktur Penunjang Bisnis Pertamina M. Haryo Yunianto (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT Pertamina (Persero) melanjutkan program digitalisasi dengan mengembangkan sistem baru yakni Autoplenishment dan Pre Purchase di seluruh SPBU. Sebelumnya, Pertamina telah merampungkan proyek digitalisasi di 5.518 SPBU pada akhir 2020.

Direktur Penunjang Bisnis Pertamina M. Haryo Yunianto menyatakan bahwa transformasi digital dilakukan di seluruh proses bisnis inti di Pertamina, baik dari sisi upstream, midstream, downstream, maupun corporate.

Pada sisi upstream, Upstream Production Optimization sudah go live pada 10 Desember tahun lalu. Kemudian di sisi midstream atau refinery sudah dilaksanakan predictive maintenance di Refinery Unit VI Balongan untuk menjaga keandalan kilang dan stok, dan dalam sisi corporate sudah ada integrasi, joint operational dashboard dari hulu sampai hilir, serta Digital Procurement dan Office Automation dengan menggunakan sistem P-Office.

Meskipun dihadapkan dengan kondisi pandemi, semangat transformasi Pertamina berkomitmen mewujudkan visi sebagai perusahaan energi global serta mewujudkan kemandirian energi nasional. "Kondisi ini pula yang mendorong kami, akselerator untuk mempercepat proses transformasi digital, selain di sisi upstream, midstream, dan corporate, tidak kalah pentingnya pada sisi downstream yakni digitalisasi 5.518 SPBU sudah kita selesaikan,” kata Haryo, Selasa (19/1).

Dampak Positif

Digitalisasi SPBU akan memiliki dampak positif bagi Pertamina karena dapat menyediakan data dan informasi yang akurat serta real time. Data dan informasi inilah yang akan digunakan Pertamina sebagai alat untuk melakukan keputusan strategis dalam memastikan keandalan suplai dan pelayanan bagi masyarakat.

Selain keandalan suplai, digitalisasi SPBU juga terlihat berkat adanya monitoring penjualan BBM subsidi khususnya Solar JBT, salah satunya dengan pencatatan nomor polisi kendaraan melalui penggunaan sistem Pre-Purchase yang hingga saat ini telah mencapai 82% dari total transaksi per hari. Adapun untuk penggunaan teknologi video analytic sedang dikaji dari berbagai aspek.

“Kami tidak berhenti sampai di sini. Selanjutnya, Pertamina telah menyiapkan pengembangan sistem lebih lanjut menggunakan data dan informasi yang didapat dari digitalisasi SPBU, yakni Sistem Auto Replenishment dan Sistem Pre Purchase pembelian BBM Subsidi,” kata dia.

Dari sisi keandalan suplai, Mas’ud menyampaikan bahwa melalui digitalisasi, maka Pertamina secara real time dapat melakukan monitoring sales atau penjualan, monitoring stok yang tersedia di SPBU, monitoring penerimaan BBM saat bongkar muat dari mobil tangki (MT), dan mengembangkan auto scheduling dalam pengiriman BBM ke SPBU.

“Semua data dan informasi real time ini dapat kami pantau melalui dashboard monitoring yang sudah dikembangkan. Dengan demikian, digitalisasi SPBU ini bisa membantu kami memastikan penyaluran BBM yang tepat sasaran dan memastikan keadaan stok di SPBU selalu dalam kondisi aman untuk melayani kebutuhan masyarakat,” terang Mas’ud.

Menurut dia, digitalisasi SPBU juga menawarkan manfaat bagi masyarakat dalam proses transaksi di SPBU. Digitalisasi dapat memperkuat jaringan SPBU dalam menawarkan metode pembayaran non tunai melalui aplikasi MyPertamina.

Selain itu, melalui aplikasi MyPertamina masyarakat juga ditawarkan berbagai loyalty program seperti promo dan penawaran khusus untuk pembelian produk ritel Pertamina.

Banyak keuntungan yang dapat dinikmati melalui MyPertamina, tentunya selain kepastian transaksi yang lebih mudah, aman, nyaman, dan transparan, masyarakat bisa menikmati berbagai program khusus yang hanya bisa diikuti melalui aplikasi MyPertamina. "Ini adalah upaya Pertamina mendorong masyarakat ke era digital serta memastikan pelanggan merasakan customer experience yang memuaskan,” katanya.

tag: #pt-pertamina  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Oleh Ariful Hakim
pada hari Sabtu, 06 Mar 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)--Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Sabtu (6/3/21) berada di angka Rp 923.000 per gram.  Angka tersebut naik Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga ...
Bisnis

Garuda Indonesia Melayani Rapid Test Antigen Gratis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Garuda Indonesia melayani rapid test Antigen gratis bagi seluruh penumpang rute domestik. "Tentunya kami harapkan, hadirnya layanan rapid test Antigen gratis ini dapat ...