Oleh Yoga pada hari Selasa, 26 Jan 2021 - 09:52:42 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggota DPR ini Prihatin Atas Gempa Bumi yang Terjadi di Bintuni Papua Barat

tscom_news_photo_1611629562.jpg
Dyah Roro Esti Widya Putri Anggota Komisi VII DPR (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gempa bumi bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah Teluk Bintuni Papua Barat, Senin (25/01/2021) dini hari WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 1,85 LS dan 33,48 BT.

Lokasi tepatnya berada di darat pada jarak 34 kilometer arah Barat Laut kota Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Msi mengatakan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktifitas sesar lokal.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strikelip),” ungkapnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro Esti Widya Putri mengungkapkan keprihatinannya terhadap gempa yang terjadi di Papua. Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada.

“Saya turut Prihatin atas kejadian gempa dengan kekuatan magnitude 5,2 di Papua Barat khususnya di Sorong. Himbauan saya kepada masyarakat adalah untuk tenang namun tetap waspada, juga bagi masyarakat untuk menghindari/ menjauh dari bangunan ataupun jalanan yang retak akibat dari gempa tersebut,” ungkap Dyah Roro Esti saat diwawancarai oleh TeropongSenayan.Com, Selasa (26/1/2021).

Ia juga menyebutkan bahwa masyarakat sekitar yang terkena musibah gempa tersebut juga perlu memastikan bahwa bangunan yang dihuni maupun tempat kerja tidak mengalami kerusakan yang membahayakan dari segi kestabilan bangunan karena berpotensi untuk menimpa warga disekitarnya.

Guncangan gempa tersebut, berdasarkan keterangan BMKG dirasakan hingga skala II-III di kota Sorong Papua Barat. Skala intensitas tersebut bermakna lemah atau getaran dirasakan seakan akan truk berlalu.

Atas gempa yang terjadi tak jauh dari teluk tersebut, BMKG melansir tak ada potensi tsunami. Sampao saat ini, belum diketahui apakah ada dampak kerusakan atau korban dari gempa yang terjadi Senin dini hari tersebut.

tag: #gempa-bumi  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Tim Pengurus PKPU PT GRP Akan Dilaporkan ke Bareskrim

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 27 Feb 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pakar Hukum Pidana Prof Andi Hamzah mengatakan Polri tentunya harus memproses berbagai laporan masyarakat, apalagi menyangkut dugaan pemerasan yang dampaknya juga akan ...
Berita

Masuk Nominasi Terbaik Se-Indonesia, YLBH Bhakti Keadilan Terima Penghargaan dari Menkumham RI

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-- Bantuan hukum bagi masyarakat miskin oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Bhakti Keadilan (YLBH-BK) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama 8 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) ...