Oleh Ariful Hakim pada hari Minggu, 21 Feb 2021 - 12:08:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Erick Thohir Tawarkan Kerja Sama ke Singapura

tscom_news_photo_1613884081.jpg
Erick Thohir (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan kunjungan kerja ke Singapura. Dalam kunjungan tersebut, dia mengajak Singapura untuk semakin mempererat kerja sama ekonomi dengan Indonesia.

Mantan bos Inter Milan itu mengatakan, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menggerakkan perekonomian. Dalam tiga tahun ke depan, BUMN mempunyai 88 proyek atau investasi besar yang harus dilakukan. Untuk itulah dia mengajak Singapura bekerja sama menggerakkan kembali perekonomian RI.

Singapura bisa ikut terlibat dalam pembangunan proyek-proyek tersebut karena pemerintah RI terbuka bagi kerja sama dengan negara maupun pengusaha dari luar negeri.

“Presiden Joko Widodo sudah membentuk dan menunjuk orang-orang profesional yang menangani sovereign wealth funds Indonesia yang disebut INA. Banyak proyek-proyek yang disiapkan dan sangat prospektif karena akan memberikan return yang baik,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya yang dikutip pada Minggu (21/2/21).

Kepada para pejabat tinggi Singapura, Erick menyampaikan tiga bidang yang bisa dikerjasamakan, yakni energi, pariwisata, dan sektor keuangan. Dia berharap tawaran ini bisa dipertimbangkan dan dibahas lebih lanjut pelaksanaannya.

Dalam kunjungannya itu, Erick melakukan 13 kali pertemuan. Dia bertemu Menteri Luar Negeri Vivian Balakhrisnan, Menteri Perdagangan dan Perindustrian Chan Chun Sing, dan Chairman Economic Development Board Beh Swan Gin. Erick didampingi Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Bank BNI Silvano Rumantir bertemu kalangan pengusaha Singapura, seperti CEO Bandara Changi, CEO Singapore Airlines, CEO Singtel, dan CEO Central Provident Fund Board.

Selain membicarakan soal peluang kerja sama, pria yang juga menjabat Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional juga menjelaskan soal penanganan Covid-19 terus menjadi fokus pemerintah Indonesia.

“Kami sudah melakukan vaksinasi kepada seluruh petugas medis sebanyak 1,5 juta orang. Pada Maret ini diharapkan lebih banyak lagi masyarakat indonesia bisa menjalani vaksinasi,” kata Erick.

Terkait pengembangan vaksin merah putih, Erick menuturkan saat ini perkembangannya menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Eijkmann Institute sudah mendapatkan seeds dari virus covid-19 dan kemudian akan diujicobakan. Semoga awal tahun depan sudah bisa diproduksi massal dan ini penting untuk mengantisipasi vaksinasi covid-19 yang harus dilakukan secara reguler,” jelas Erick.

tag: #erick-thohir  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...