Oleh Bachtiar pada hari Jumat, 05 Mar 2021 - 18:05:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Pendapat Pakar Komunikasi Soal Diksi Benci Produk Luar Negeri yang Dilontarkan Presiden

tscom_news_photo_1614942352.jpg
Emrus Sihombing Pakar Komunikasi Politik (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Komunikolog Emrus Sihombing memandang, pernyataan Presiden Jokowi yang menggaungkan diksi benci produk luar negeri dapat dimaknai dari dua sisi.

Pertama, kata Emrus, dari sudut denotatif yakni diksi benci, dapat dimaknai agar tidak menyukai atau menjauhi atau tidak menggunakan produk luar negeri.

"Pemaknaan kata "benci" tersebut hanya dilihat berdasarkan rangkaian huruf yang membentuk kata "benci" itu sendiri," tegas Emrus, Jumat, (5/3/2021).

Jadi, kata Emrus, makna kata
"benci" Dapat dimaknai secara eksklusif. Hal ini, lanjut Emrus, dimaksudkan berpikir dengan menggunakan kaca mata kuda atau linear atau teladan lain pada alenia ketiga dari artikel ini, saya menggunakan diksi dilihat.

"Dari aspek makna denotatif, diksi dilihat disitu sebagai kata pasif dari tindakan memandang atau melihat dari kata dasar lihat. Oleh karena itu, untuk menangkap hakekat makna dari suatu atau beberapa simbol dan atau kata harus holistik," tegas Emrus.

Kedua, lanjut Emrus, dari sudut konotatif atau makna mendalam. Makna diksi "benci" harus dilihat dari keseluruhan susunan kata sebelum dan sesudah munculnya.

"Kata benci itu dan juga harus kontekstul serta mengkorelasikan dengan seluruh simbol non-verbal yang menyertai diksi "benci" itu sendiri," papar Emrus.

Dengan demikian, Emrus menjelaskan, intonasi suara dan ekspresi wajah Presiden pada saat itu. Bahkan termasuk pandangan beberapa pembantu Presiden yang menyusul berikutnya.

"Merujuk pada rangkaian kata sebelum dan sesudah diksi "benci" dan seluruh rangkaian simbol non-verbal yang menyertainya, dari sudut konotatif, diksi benci dapat dimaknai menomorduakan produk luar negeri daripada produk dalam negeri atau menunda menggunakan produk luar negeri," papar Emrus.

tag: #politik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Sambut Ramadhan, Puan: Jadikan Puasa Ini Untuk Introspeksi Diri

Oleh Bachtiar
pada hari Selasa, 13 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan ini untuk meningkatkan ketakwaan, melatih kesabaran, serta meningkatkan rasa kepedulian pada ...
Berita

Tempat Wisata Dibuka, Mudik Dilarang, Netty: Membuat Masyarakat Bingung

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengkritik keras kebijakan pemerintah yang membuka destinasi wisata namun melarang masyarakat untuk ...