Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 02 Okt 2022 - 21:15:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Misbakhun: Tragedi Kanjuruhan Peristiwa Kelam Sepak Bola Indonesia

tscom_news_photo_1664720145.jpg
Misbakhun (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota DPR Fraksi Golkar M Misbakhun menilai peristiwa Kanjuruhan Malang yang menewaskan 200 orang ini tragedi paling hitam dalam dunia sepak bola di Indonesia. Pasalnya, kejadian ini terjadi di jaman modern.

"Tragedi paling hitam dalam sejarah sepak bola dunia terjadi di jaman modern dan terjadi di Indonesia. Ada hampir 200 nyawa anak manusia hilang dari usia balita dewasa sampai orang tua," kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/10/2022).

Tragedi ini, kata Misbakhun, seperti kutukan Tuhan yang diberikan kepada sepak bola Indonesia akibat dari akumulasi perbuatan dosa yang bertumpuk-tumpuk sejak sangat lama mulai dari mafia bola, mafia wasit, dan politisasi sepak bola.

"Sebagai olahraga untuk kepentinan politik, kasus pencurian umur, kompetisi amatir berbau bayaran, kasus naturalisasi pemain dengan jalan pintas tanpa memperhatikan aspek pembinaan, masuk timnas dengan bayaran, organisasi PSSI yang tidak kredibel," ucapnya.

Klub sepak bola profesional, kata Politikus Golkar ini yang pantas diduga dipakai untuk ’money laundering’ sponsorship dengan sistem setengah ‘injak kaki’, klub sepak bola kebanggaan kota yang dipakai untuk membobol APBD daerah dengan mental korupsi.

"Aparat keamanan yang memanfaatkan pertandingan bola untuk cari ‘persenan’ biaya pengamanan dari penjualan tiket karena pengamanan pertandingan bola tidak ada di APBN atau APBD," katanya.

Untuk itu, ia berharap peristiwa ini menjadi momentum Presiden Jokowi untuk memperbaiki dunia sepak bola di Indonesia.

"Maukah bangsa ini mengambil pelajaran dan hikmah? Supaya hampir 200 nyawa yang hilang itu tidak menjadi sia-sia. Tugas kita manusia yang masih hidup ini menjadi berakal atau menjadi makin bodoh itu adalah pilihan," katanya.

tag: #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement