Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Rabu, 28 Okt 2015 - 12:49:25 WIB
Bagikan Berita ini :

Gagas Hujan Buatan, BMKG dan BPPT Diminta Aktif Tilik Awan

56awan.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Hujan yang diharapkan mampu membantu penanganan asap dan kebakaran hutan ternyata tak kunjung turun. Karena itu, pemerintah menggagas hujan buatan.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk aktif melakukan tilik awan.

"Begitu ada awan langsung kita terbangkan pesawat. BMKG dan BPPT harus aktif," ujar Luhut dalam rapat koordinasi dengan Mensos, Mendagri, BNPB, dan Kabareskrim di Graha BNPB, Jakarta, Rabu, (28/102015).

Luhut menilai, hujan buatan cukup strategis sebagai langkah alternatif memadamkan api. Sehingga, persoalan kebakaran hutan secara bertahap dapat ditangani.

Kendati demikian, Luhut memprediksi potensi terjadinya hujan semakin besar. Bahkan, kata Luhut, sejumlah daerah sudah mengalami penurunan hujan walaupun dengan tensi yang masih minim.

“Hujan kelihatannya makin bagus. Semua peluang awan langsung kami optimalkan untuk semai hujan. Kalau ini bisa terus jalan, api akan banyak sekali berkurang,” paparnya.(yn)

tag: #hujan buatan  #bmkg  #bppt  #kabut asap  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Mengapa Doni Monardo Memuji Ridwan Kamil

Oleh Rihad
pada hari Kamis, 06 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kepala Satuan Tugas Nasional Penanganan COVID-19 Letnan Jenderal Doni Monardo mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan Provinsi Jabar  dalam mengendalikan pandemi ...
Berita

Karyawan KPU Terpapar Covid-19 Hingga 21 Orang, Makin Banyak Kantor Ditutup

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sejumlah 21 pegawai Komisi Pemilihan Umum  (KPU),  tertular  virus corona. Temuan itu setelah KPU menggelar tes swab bertahap pada 3 sampai 5 Agustus 2020 ...