Bisnis
Oleh Atto Kuat pada hari Senin, 11 Apr 2016 - 06:32:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Mantap, Produksi Garam di Madura Meningkat Tajam

56PETANIGARAM.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

PAMEKASAN (TEROPONGSENAYAN) - Produksi garam di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, selama 2015 mencapai 199.356 ton, meningkat dari hasil produksi tahun sebelumnya yang hanya 89.282,5 ton.

"Peningkatan produksi garam ini, berkat keberhasilan program usaha garam rakyat (pugar) yang telah dicanangkan pemerintah selama ini," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan Nurul Widiastutik di Pamekasan, Senin (11/4/2016)

Menurutnya, produksi garam sebanyak 199.356 ton itu, dari total lahan seluas 1.796 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pademawu, Galis dan Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Dari jumlah itu, seluas 910,95 hektare diantara merupakan lahan dengan program usaha garam rakyat (pugar) yang dikelola oleh 170 kelompok usaha garam rakyat (kugar) dengan jumlah petambak sebanyak 1.440 orang.

Jumlah produksi garam sebanyak 199.356 ton ini, menempatkan Pamekasan pada urutan urutan ketiga di Pulau Madura, setelah Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, jumlah produksi garam di Kabupaten Sampang pada 2015 mencapai 466.200 ton, dan Kabupaten Sumenep sebesar 229.548 ton.

"Sebab, total produksi garam di Pulau Madura pada 2015 mencapai 914.484 ton dengan jumlah produksi garam di Kabupaten Bangkalan sebesar 19.380 ton," kata Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Provinsi Jawa Timur Arief Tri Hardjoko dalam seminar nasional bertajuk "Madura Update 2015" di kampus Universitas Madura (Unira) Pamekasan belum lama ini.

Sebelumnya DKP Pamekasan merilis, produksi garam Pamekasan 2015 sebanyak 123.534 ton, namun setelah dilakukan pendataan ulang diketahui mencapai 199.356 ton.

Garam merupakan salah satu potensi ekonomi unggulan di Pulau Madura, selain perikanan tangkap dan budidaya, pertanian padi, jagung, kedelai, peternakan sapi, tanaman tembakau, tebu dan batik tulis Madura. (Icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...