
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Aksi demo ratusan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di gedung KPK yang diwarnai kericuhan mendapat pembelaan dari seniornya.
Mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Raya periode 2004-2005, Rahmatullah menyebut, apa yang dilakukan juniornya itu merupakan ekspresi kekecawaan atas fitnah dan tuduhan yang dilontarkan pimpinan KPK Saut Situmorang.
"Ingat, ini (unjuk rasa) merupakan intruksi PB HMI kepada seluruh kader di Tanah Air. Kalau ternyata (aksi) di KPK ricuh, mungkin karena Majelis Kode Etik KPK dianggap tutup mata atas kelakuan salah satu komisionernya," kata Rahmat saat ditemui TeropongSenayan, di Jakarta, Senin (9/5/2016).
Menurut dia, aksi parlemen jalanan yang berujung ricuh, biasanya dipicu oleh sistem yang tidak merespon baik tuntutan massa aksi.
"Saya yakin, jika KPK mau membuka ruang dialog, kerusuhan tidak akan pernah terjadi. Adik-adik ini kaum intelektual lho!, tidak mungkin itu (kericuhan) menjadi tujuan aksi," ujar Rahmat.
Karena itu, Rahmat meminta agar kader HMI diseluruh Indonesia tetap kompak dan tidak kendor dalam mengawal proses hukum yang membelit pensiunan BIN itu.
Menurutnya, pernyataan Saut yang menggeneralisasi kader HMI berperilaku korup tidak bisa selesai hanya dengan permintaan maaf.
"Soal maaf memaafkan, pasti kita maafkan. Karena yang begitu itu, kita sudah selesai di LK-1. Tapi Saut juga harus tahu, bahwa soal tanggung jawab dan keadilan kita juga dapatkan dari LK-1," tegas Rahmat.
Aktivis Humanika ini menjelaskan, pernyataan Saut sudah mencemarkan nama baik institusi HMI dan menyakiti hati seluruh kader HMI.
"Karenanya, sebagai pejabat publik Saut harus tetap diproses hukum.
"Kasus ini akan kita kawal sampai Saut dicopot," ungkap Rahmat.
Dia menambahkan, HMI ingin memastikan lembaga antirasuah itu bebas dari perilaku yang tak bermoral, akibat komisionernnya asal bicara di depan publik.
"Kami akan dukung KPK ketika ada oknum-oknum (HMI) yang melakukan korupsi. Tetapi pernyataan atau statement over generalisasi ini merupakan peristiwa pidana yang harus ditindak," tegasnya
Diketahui, aksi demonstrasi yang dilakukan kader HMI berlangsung ricuh. Massa beralmamater hijau hitam tersebut menuntut agar Saut dicopot.(yn)