Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 12 Mei 2016 - 18:42:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahfud MD Dukung Warga Bukit Dur‎i Lawan Ahok

2mahfud_md.jpg
Mahfud MD bersama Jaya Suprana saat menyambangi warga Bukit Duri, Jakarta Selatan, Kamis (12/5/2016) yang bakal digusur Ahok (Sumber foto : Alfian/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD bersama pendiri Museum Rekor Indonesia (Muri) Jaya Suprana menyambangi warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan yang akan terdampak proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Keduanya hadir untuk memberi dukungan moril kepada warga yang tengah harap-harap cemas terkait rencana penertiban di kawasan tersebut.

"Saya kesini ingin memberikan dukungan kepada warga yang sebenarnya punya hak.‎ Intinya, apapun dalihnya, masyarakat tidak boleh dirugikan," ujar Mahfud saat menyambangi warga di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (12/5/2016).‎

Mahfud juga mendukung upaya hukum yang dilakukan warga demi melawan kesewenang-wenangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Baca juga: Tanahnya Akan Digusur Ahok, Warga Bukit ‎Duri Ajukan Dua Gugatan Sekaligus)

"Warga punya bukti-bukti kepemilikan yang sah atas tanah yang mereka huni. Dan sekarang warga sudah mengajukan gugatan ke pengadilan, ujar Mahfud.‎

‎Dengan demikian, menurut mantan Menteri Pertahanan itu, langkah warga sudah tepat dan mereka memiiki legal standing untuk mengajukan gugatan, karena Pemprov DKI dianggap telah melanggar hukum.

Karenanya, ia mengingatkan agar Ahok tidak sewenang-wenang dan menghormati proses hukum.

"Pengadilan dan pemerintah jangan sampai tak menggubris, semua harus menghormati proses hukum hingga ada keputusan pengadilan. Karena pengadilan biasanya sengaja mengabaikan gugatan masyarakat jika lawannya pemerintah," ujar Mahfud.‎

"Kalau perlu, saya kira Hakim pengadilan harus mengeluarkan surat perintah, agar Pemda DKI ini menunda dulu penggusuran.‎ Pemerintah harus taat hukum," pesannya.(yn)

tag: #ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...