Bisnis
Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 07 Jun 2016 - 16:02:41 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Geram PLN Diam-diam Naikkan Tarif Listrik

83listrik.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – DPR Geram setelah mengetahui PT PLN (Persero) menaikkan tarif daya listrik (TDL) secara diam-diam. Kenaikan ini tanpa persetujuan, atau pemberitahuan kepada DPR.

Menyikapi hal tersebut, Komisi VII DPR RI segera memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Dirut PT PLN Sofyan Basir. Mereka akan dimintai klarifikasi soal kenaikan TDL, per 1 Juni lalu.

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengatakan, karena sudah terlanjur naik tanpa persetujuan, pihaknya tak akan mempermasalahkan bila PLN melaporkan hal itu belakangan. Namun, jika alasannya tidak masuk akal maka Komisi VII DPR akan meminta PLN membatalkan kenaikan tersebut.

"Mungkin laporkannya belakangan. Tidak apa-apa dilaporkan belakangan. Kita nanti akan pertanyakan. Kita juga punya kewenangan mengubah kebijakan, kalau kita tidak setuju bisa di turunkan lagi. Nanti kita dengarkan dulu argumentasinya," kata Kurtubi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Menurutnya, PLN boleh menaikkan tarif asalkan di luar Jawa mendapat pasokan listrik yang cukup.

"Tapi kita minta akuntabilitas PLN, karena diluar Jawa sering ada pemadaman, akibat a APBN terbatas. Jadi kita dengarkan dulu argumentasi PLN menaikan harga ini. Boleh saja dinaikkan tapi dikembalikan lagi ke rakyat dengan menambah pemanfaatan," ujar Kurtubi.

Namun, dirinya menyayangkan kenaikan listrik tak dilakukan pascalebaran. Sebab, waktu kenaikan TDL berbarengan dengan kesulitan masyarakat menghadapi meroketnya harga bahan pokok saat Ramadhan.

"Nanti kita tanya argumentasinya, mengapa tidak setelah lebaran ? Apa mungkin PLN sedang kesulitan gaji karyawan ?," sindir dia.

Pemanggilan Menteri ESDM Sudirman Said dan Dirut PLN Sofyan Basir juga diamini oleh anggota Komisi VII dari Fraksi NasDem lainnya, Endre Saifoel. Dia menegaskan pihaknya sudah menjadwalkan rapat kerja dengan Sudirman Said. Salah satu materi pembahasan, Komisi VII akan mempertanyakan kenaikan tarif dasar listrik yang tiba-tiba itu.

"Jadwal raker dengan Menteri ESDM, Senin depan," ujarnya. (plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...