Bisnis
Oleh pamudji pada hari Selasa, 21 Jun 2016 - 23:08:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Tak Miliki Arah Jelas, Kadin Minta 12 Paket Ekonomi Dievaluasi

93rosanproeslani.jpg
Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta Pemerintah mengevaluasi implementasi 12 Paket Kebijakan Ekonomi agar lebih memiliki arah yang jelas, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kadin telah memberikan sebuah hadiah menarik kepada Pemerintah, yaitu bahan evaluasi paket kebijakan yang telah diluncurkan sebanyak 12 jilid," kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani di Jakarta, Selasa *21/6/2016).

Sejak September 2015 hingga April 2016, Pemerintah secara berkala menggulirkan sebanyak 12 Paket Kebijakan Ekonomi untuk menciptakan kemudahan berbisnis di Indonesia.

Untuk itu, menurut Rosan, Kadin sebagai induk organisasi dunia usaha telah memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah untuk dievaluasi.

"Mohon maaf ya, saya belum bisa menyampaikannya sekarang. Tapi, saya sudah sampaikan itu kepada Pak Menko Perekonomian," jelas Rosan.

Ia menilai, Paket Kebijakan Ekonomi yang dirilis Pemerintah cukup baik dan direspons positif kalangan dunia usaha. Namun, tambahnya, arah dan tujuan paket kebijakan itu harus jelas, memiliki kerangka dan tujuan sehingga mudah diimplementasikan di lapangan.

"Kebijakan itu wajib menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," katanya.

Saat ini, pemerintah telah membentuk empat Kelompok Kerja (Pokja) untuk mempercepat implemetasi Paket Kebijakan. Pokja I bertugas mengampanyekan dan diseminasi kebijakan, Pokja II menjalankan fungsinya untuk mempercepat dan menuntaskan regulasi, selanjutnya Pokja III mengevaluasi dan menganalisa dampak pemberlakuan paket deregulasi, sedangkan Pokja IV menangani serta menyelesaikan kasus. (plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...