TSPartai
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Minggu, 24 Jul 2016 - 07:45:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Cak Imin Ingatkan Kader PKB tak Lupakan Pesan Gus Dur

56cakiiminlagi.jpg
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merayakan Hari Lahirnya yang ke-18. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengingatkan kader-kadernya untuk tidak melupakan maksud dan tujuan lahirnya PKB yang dibidani Abdurrahman Wahid dan ulama Nahdlatul Ulama (NU).

Cak Imin mengatakan, PKB mulai dideklarasikan pada awal reformasi oleh Gus Dur panggilan akrab Abdurrahman Wahid untuk terus berjuang berkontribusi terhadap jalannya pemerintahan yang bernafaskan pada rahmatan lil alamin.

Baginya, umur 18 tahun adalah umur yang sudah matang dan dewasa. Hal ini didasarkannya pada refleksi yang terjadi pada 18 tahun silam.

"Hari ini tepat PKB berusia 18 tahun. 18 tahun yang lalu di Ciganjur partai ini resmi dideklarasikan tepatnya di rumah Gus Dur bersama kyai NU sebagai salah satu pilar politik bangsa dalam membangun bangsa dan negara," kata Cak Imin dalam sambutannya di Kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016) malam.

Cak Imin mengingat, pada tahun 1999, PKB langsung mengikuti pemilu pertama, bahkan mampu berada di posisi tiga besar. Meski begitu ia melihat bagaimana perjuangan swadaya masyarakat yang dilakukan pada saat itu.

"Saya masih ingat, pemilu pertama saat itu bagaimana nahdliyin mencetak kaos, buat spanduk, beri iuran bantingan sehingga hari ini bisa menghasilkan tokoh nasional," ujar Cak Imin.

Perjuangan seperti itu, menurutnya, dikarenakan rasa cinta yang besar dari para kader, nahdliyin dan rakyat Indonesia.

Cak Imin menginginkan agar para pejabat sekarang yang sudah terpilih menjadi pejabat juga tidak lupa terhadap cita-cita didirikannya PKB dan bagaimana kecintaan dari para pendukung di akar rumut.

Ia merasa perhatian dari para pejabat publik tersebut kini sudah mulai hilang.

"Oleh karena itu, kita mengingatkan untuk tidak lupa, kelahiran dan kehadiran PKB karena kecintaan mereka, rakyat, pendukung kita. Maka kita harus mengembalikan dengan pengabdian yang ikhlas dan total," ucap Cak Imin.

"KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengingatkan kita, jangan lupa yang jadi bupati bukan tiba-tiba. Itu semua diawali dari iuran, semua makanan dikeluarkan untuk kampanye. Namun, kelihatannya saat ini mulai hilang," tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa memberi pelayanan adalah bagian dari upaya membesarkan PKB. Dengan pelayanan yang baik, kecintaan tak akan pernah lepas, loyalitas tak akan luntur.

Umur 18 tahun adalah umur dewasa. Menurut Cak Imin, perjuangan secara ikhlas yang dilakukan tersebut bukan tidak mungkin membuat PKB menang di Pemilu 2019.

"Mari terus beri pengabdian ketulusan dan keikhlasan sebaik-baiknya. Umur 18 tahun jadi modal kita untuk lebih maju," pesan ponakan Gus Dur ini. (icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
TSPartai Lainnya
TSPartai

HUT Ke-52, DPP Golkar Santuni 1964 Anak Yatim

Oleh Sahlan
pada hari Kamis, 20 Okt 2016
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Memperingati HUT-nya ke 52, DPP Partai Golkar memberikan santunan kepada 1964 anak yatim. Acara ini dilaksanakan di kantor DPP, jalan Anggrek Nelli Murni, Jakarta Barat, ...
TSPartai

Roy Bilang Demokrat Bersyukur Kehilangan Ruhut Si "Berlian KW"

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengatakan, pihaknya sangat senang jika benar Ruhut Sitompul bakal mundur sebagai anggota DPR.Terlebih, kata Roy, Komisi ...