Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 02 Agu 2016 - 13:05:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Sediakan Lapangan Kerja Buat TKA Asal Cina, KSPI Kecam Pemerintah

1tenaga-kerja-ilegal-cina.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak dibarengi dengan upaya memperkecil kesenjangan pendapatan.

Menurut Said, akibatnya ada kesenjangan ekonomi sehingga menyebabkan orang yang kaya semakin kaya. Sementara, orang yang miskin tambah susah.

"Kita tidak anti orang kaya, tidak anti investasi tapi kita juga ingin kaya. Pemerintah harus hadir agar tidak terjadi gap yang curam dalam pendapatan," tegas Said dalam acara seminar nasional 'Efek Domino Serbuan Tenaga Kerja Asing' di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Lebih lanjut Said menuturkan, penyebab terjadinya kesenjangan ekonomi karena pemerintah tidak memberikan lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia. Tetapi, malah menyediakan lapangan kerja di Indonesia untuk tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok.

"Ekonomi tumbuh itu indikatornya adalah pengurangan pengangguran, kalau ekonomi tumbuh tapi tidak berkurang pengangguran berarti ekonomi itu hanya dinikmati segelintir orang, tidak dinikmati orang-orang bawah," ungkap Said.(yn)

tag: #cina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 09 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil ...
Berita

Negara Dinilai Harus Hadir Lindungi Anak di Ruang Digital Lewat PP TUNAS

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pembatasan usia media sosial dalam Peraturan Pemerintah Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS dibahas di Fakultas Ilmu Sosial ...