Berita
Oleh Faisal pada hari Senin, 05 Sep 2016 - 05:29:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Sulit Diterima Akal Sehat Jika Archandra Tahar Kembali Jadi Menteri

29AT.jpg
Archandra Tahar, mantan menteri ESDM yang memiliki dua paspor (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara mengatakan, beban politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi semakin berat jika menerima kembali Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM.

"Sangat sulit diterima akal sehat oleh publik jika Arcandra dilantik lagi sebagai Menteri ESDM," kata Igor di Jakarta, Minggu (4/9/2016).

Menurut Igor, sekalipun Arcandra punya kompetensi tinggi, namun yang dibutuhkan pemerintah selayaknya orang profesional yang bisa memberikan solusi untuk bangsa tanpa merusak kredibilitas Pemerintahan Jokowi.

Dosen politik Universitas Jayabaya itu menyarankan Presiden Jokowi melakukan kalkulasi politik secara cermat (cost benefit consideration) agar tidak terjadi kegaduhan yang beresiko tinggi dan berakibat fatal bagi pemerintahan.

"Persoalan Arcandra bukan hanya di tataran politisi saja, tapi ini menjadi sudah menjadi domain rakyat awam juga. Ini masalah nasionalisme, masih banyak anak bangsa lainnya di bidang yang sama dengan dedikasi jauh lebih baik dari Arcandra," katanya.

Padahal, saat Jokowi memberhentikan Archandra Tahar karena dwi kewarganegaraan Indonesia dan AS waktu itu, kewibawaan dan kredibilitas Jokowi cukup positif dan mencapai titik yang terbaik selama ini.

Apapun alasannya wacana mengangkat kembali Arcandra, lanjut dia, adalah kesalahan kedua yang sangat fatal, karena sudah terbukti Presiden Jokowi menerima bisikan atau tekanan dari orang sekelilingnya yang salah besar dalam memberikan rekomendasi.

"Kasihan Pak Jokowi, wacana seperti ini berpotensi gaduh dan menjadi beban berat bagi kewibawaan dan kredibilitas pemerintahan Jokowi," katanya. (icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement