Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 14 Mar 2017 - 15:48:40 WIB
Bagikan Berita ini :

CBA Pertanyakan Alasan Fahri Desak Ketua KPK Mundur

70Uchok-Sky-Khadafi.jpg
Uchok Sky Khadafi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, aneh jika Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Ketua KPK Agus Rahardjo mundur dari jabatannya.

Fahri meminta Agus mundur lantaran ada konflik kepentingan dalam pengusutan kasus dugaan korupsi e-KTP. Di mana Agus diduga terlibat dalam proyek pengadaan kartu identitas tersebut saat menjabat sebagai kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Enak saja ngomongnya Fahri Hamzah meminta ketua KPK mundur. Dia saja, pernah disuruh mundur sama partainya, juga tidak mau. seharusnya Fahri berkaca dulu sebelum meminta mundur Ketua KPK," kata Uchok saat dihubungi, Selasa (14/3/2017).

Menurut Uchok, tidak ada alasan ketua KPK harus mundur seperti keinginan Fahri Hamzah.

"Tidak perlu mundur Agus Rahardjo sebagai ketua KPK karena kasus e-KTP. tidak ada tubrukan kepentingan dalam diri Agus, baik sebagai ketua KPK atau ketua LKPP," tegas dia.

Justru, kata dia, rakyat menunggu gebarakan Agus dalam mengungkap kasus e-KTP yang banyak menyebut sejumlah nama besar.

"Sudah bagus KPK, dalam dakwaan banyak menyebutkan anggota dewan, tapi kenapa si Fahri yang sedang kebakaran jenggot? Harusnya mendukung KPK dong, bukan menyuruh ketua KPK mundur, jadi tidak elegan jadi wakil Ketua DPR," sindirnya.(yn)

tag: #ektp  #fahri-hamzah  #ketua-kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ayo ke Bali, Syarat Tes Bebas Corona Tak Berlaku Lagi

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 05 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pengelola Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali mempermudah persyaratan bagi penumpang yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang. Tak ada lagi persyaratan yang ...
Berita

Paket Prakerja Dihentikan, Legislator PKS: Sangat Pantas Karena Tak Jelas Manfaatnya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari memutuskan untuk menghentikan program paket pelatihan kartu ...