Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 16 Jun 2017 - 11:07:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Dianggap Ilegal, Mahfud Bilang Pansus Tak Bisa Panggil Miryam

25mahfud-md.jpg
Mahfud MD (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum DPP Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Mahfud MD menilai, pembentukan Pansus Angket KPK ilegal. Untuk itu, kata dia, Pansus tidak bisa memanggil paksa Miryam S Haryani.

Pansus Angket KPK sebelumnya mengancam akan menjemput paksa Miryam jika KPK tidak menghadirkannya hingga tiga kali panggilan.

"Jadi subjeknya salah, objeknya salah, prosedurnya salah. Kalau tidak legal, tidak sembarang bisa memanggil orang karena belum ada kepastian legalitasnya. Bagi KPK, kalau Pansus tidak memenuhi syarat, KPK bisa memiliki alasan untuk melihat legalitas itu," ujar Mahfud saat dihubungi, Jumat (16/6/2017).

Mahfud menjelaskan, Pansus Angket KPK belum legal lantaran tidak diwakili seluruh fraksi. Sampai saat ini, Pansus hak angket baru diisi 7 dari 10 fraksi di DPR.

"Saya tetap berpendapat Pansus itu tidak legal secara yuridis. Pansus baru secara politik dibentuk, secara hukum bermasalah," terangnya.

Sebelumnya, Pansus hak angket mengklaim pemanggilan paksa sudah sesuai UU MD3 dan tata tertib yang berlaku. Nantinya, Pansus akan meminta bantuan Polri untuk menjemput paksa Miryam.

"Kalau KPK tidak mengizinkan menghadirkan Miryam pada hari Senin (19/6) nanti, kita akan menggunakan mekanisme sesuai UU MD3, juga di tatib ada. Pemanggilan dua kali lagi, jadi sampai tiga kali. Kalau sampai tiga kali nggak dihadirkan juga, kita akan minta paksa itu," kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Risa Mariska di gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/6/2017).(yn)

tag: #hak-angket-kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pelantikan IKA UNDIP Kabupaten Tangerang, Bagikan Ratusan Kacamata Baca untuk Nelayan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 22 Jun 2026
TANGERANG (TEROPONGSENAYAN) --Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) Kabupaten Tangerang resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pembagian ratusan ...
Berita

Kolaborasi Alumni UNDIP untuk Pesisir Sukawali, Penanaman Mangrove dan Tebar Benih Ikan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Beberapa waktu lalu, kawasan pesisir Pakuhaji ramai menjadi perbincangan publik akibat polemik pagar laut. Banyak orang membahas batas wilayah, akses nelayan, hingga tata ...