Opini
Oleh Zeng Wei Jian pada hari Minggu, 18 Jun 2017 - 05:37:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Boy Bernadi Sadikin

1IMG_20170414_195606.jpg
Zeng Wei Jian (Sumber foto : Istimewa )

Boy Sadikin memilih to fight a bloody and unpopular duel karena dia percaya Ahok mesti ditumbangkan. Boy was right.

Just like Noah, dengan perahu menyelamatkan keluarganya dari banjir. Pilihan politik Boy Sadikin selamatkan Jakarta dari amukan brutal Ahok.

Seringkali, keputusan terbaik tidak popular. Boy Sadikin mesti resign dari partainya. Dia punya dignity. Berani. Karakter moralnya diuji. Dan dia keluar sebagai pemenang. Salute.

Seperti kata Margaret Chase Smith, "The right way is not always popular and easy way. Standing for the right when it is unpopular is a true test of moral character."

Saya, dan mungkin juga Boy Sadikin, adalah salah satu orang yang keberatan bila Ahok disama-samakan dengan Ali Sadikin.

Bang Ali tegas, keras, disiplin tapi dicintai. Anak buahnya banyak yang jadi "orang". Misalnya, AM Fatwa (Wakil Ketua DPR-RI), Wardiman Djojonegoro (Menteri Pendidikan) dan Foke, yang pernah kena damprat, sukses jadi Gubernur DKI. Dengan anggaran minim, Bang Ali ubah Jakarta. Taman Ismail Marzuki, Ancol, Ragunan Zoo adalah beberapa legacy Ali Sadikin.

Sementara Ahok diketahui gemar mempermalukan anak buah. Dia pasang "anak magang" menjadi mata-mata birokrasi. Ahok bengis ke bawah, tapi tumpul ke atas. Dia caci-maki seorang single-mom sebagai "maling" KJP. Sedangkan keberpihakan Bang Ali kepada rakyat. Nggak pernah caci-maki rakyat. Dia pernah menampar boss kontraktor karena kerja asal-asalan.

Today, 17 Juni 2017, saya ketemu Boy Sadikin. Dia anak pertama Letnan Jenderal KKO Ali Sadikin. It is my honor to meet him. Dia punya karakter. Dialah salah satu faktor kunci kemenangan Anies-Sandi. Jasanya besar sekali.

Menurutnya, The war is not over yet. Anies-Sandi akan digempur abis-abisan. Sehingga soliditas, kohesi dan tim kuat amat dibutuhkan.(*)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Perppu Pemulihan Aset Negara: Instrumen Konstitusional Reformasi Babak Kedua

Oleh Ir. Ali Wongso Sinaga (Ketua Umum Depinas SOKSI)
pada hari Rabu, 13 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dalam artikel sebelumnya telah ditegaskan bahwa Indonesia membutuhkan Reformasi Babak Kedua yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai jawaban atas ...
Opini

Cara Oligarki Merampok Negara: Menelisik Dugaan Kebocoran di Industri Kelapa Sawit

Industri kelapa sawit selama ini dikenal sebagai salah satu tulang punggung ekonomi nasional. Indonesia bahkan merupakan produsen minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia. ...