Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 19 Jan 2018 - 10:28:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Bakal Ditinggalkan NasDem-Golkar, Bagaimana Nasib Pansus KPK?

50eddy-kusuma-wijaya-pdip.jpeg
Eddy Kusuma Wijaya (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Fraksi Partai NasDem dan Golkar akan menarik diri dari Pansus Angket KPK. Namun, Wakil Ketua Pansus Irjen Polisi (Purn) Eddy Kusuma Wijaya menegaskan, pihaknya akan terus bekerja.

"Kita masih terus bekerja, masih biasa-biasa saja," ujar Eddy kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (19/1/2017).

Ia menjelaskan, Pansus Angket KPK sendiri akan berakhir pada 2 Februari 2018 mendatang.

"Jadi kita tetap bekerja sebagaimana mestinya. Dan kebetulan masalah Pansus angket tanggal perumusan rekomendasi dan rencananya 1 Februari Pansus sudah selesai," jelasnya.

Eddy menerangkan, ada sedikit tambahan dari rekomendasi sebelumnya.

"Pansus Angket KPK merekomendasikan berkaitan dengan kinerja, SDM, kelembagaan dan penggunaan anggaran. Ada yang menyimpang, akan diberikan rekomendasi tapi didasari pada KUHAP," ungkapnya.

Selain itu juga, ujarnya, soal wewenang KPK yang bisa memberikan hak remisi kepada terpidana korupsi. Menurutnya, sebaiknya kewenangan tersebut diserahkan kepada Kemenkumham.

"Cuma yang kita koreksi PP 99. Hendaknya tak ada lagi peranan KPK terhadap pengurangan atau remisi terpidana korupsi. Itu nanti biar wewenang Kemenkumham," tandas politikus PDI Perjuangan itu.

Eddy menandaskan bahwa rekomendasi Pansus Hak Angket KPK merupakan keinginan DPR, agar lembaga antirasuah itu semakin kuat dalam pemberantasan korupsi dan sesuai jalur hukum.

"Tapi yang jelas buat kita untuk menguatkan KPK, dalam arti kata KPK harus menegakkan hukum kita dorong. KPK sebagai penegak hukum pemberantasan korupsi harus berjalan pada prosedur hukum yang berlaku. Jangan sampai ada yang menyimpang-menyimpang," tandasnya.(yn)

tag: #hak-angket-kpk  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

BPIP: Masyarakat Pancasila Adalah Masyarakat Pembelajar

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Senin, 28 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono menyebut masyarakat Pancasila merupakan masyarakat pembelajar yang memiliki semangat untuk terus ...
Berita

Anggap Biosecurity Indonesia Lemah, FPKS Sebut Penanganan Covid-19 Amburadul

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Sukamta menyebut penanganan COVID-19 amburadul jadi bukti biosecurity Indonesia lemah. Maka dari itu untuk menambal kelemahan ini ...