Pilgub Sumut 2018
Wuih, Mega Siapkan Sanksi Pemecatan Jika Djarot-Sihar Kalah
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 21 Jan 2018 - 06:40:57 WIB

Bagikan Berita ini :

21megawati.jpg
Sumber foto : Istimewa
Megawati Soekarnoputri

MEDAN (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginginkan agar pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus menang di Pilgub Sumut. Jika sampai kalah, Megawati telah menyiapkan sanksi pemecatan.

"Ibu Megawati menegaskan semua pengurus partai harus memenangkan Djarot-Sihar. Diminta seluruh partai dan kader bekerja. Bila di wilayahnya kalah sanksi dipecat," ujar Wakil DPD PDIP Sumut Hendry Jhon Hutagalung di Danau Toba Hotel, Medan, Sabtu (20/1/2018).

Menurut Hendry, Megawati tidak ingin pengurus partai berleha-leha. Bahkan, seluruh ketua, sekretaris dan pengurus DPC bergerak cepat serta membentuk relawan-relawan.

"Sanksi akan dipecat bila kalah, tak ada alasan, harus menang. Artinya mesin politik jalan. Kemudian Ibu Megawati deklarasi relawan dukung Djarot-Sihar," katanya.

Ketua DPRD Kota Medan ini akan memimpin pemetaan dan menentukan skenario politik.

Ia juga sudah membentuk dua relawan untuk memenangkan Djarot-Sihar. Setiap wilayah ataupun lingkungan akan ada orang yang bertanggungjawab memenangkan.

"Saya bentuk relawan komunitas bela rakyat untuk Djarot-Sihar dan kawanan Djarot-Sihar. Kami minta TNI netral sampai ke Babinsa," ungkapnya.(yn/Tribun-Medan)

tag: #pilkada-serentak-2018  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING