Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 13 Apr 2015 - 17:06:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Hanif : Buruh Diprioritaskan Dapat Rusunawa

54Hanif PKB.jpg
Menanker Hanif Dhakiri (Sumber foto : pkb.org)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kementerian Tenaga Kerja optimis pekerja yang termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa menikmati rumah susun sewa sederhana (rusunawa).

Pasalnya masalah pembebasan lahan rusunawa untuk pembangunan 1000 tower hingga 2019. Karena itu pembebasan lahan akan rampung 2015. "Target kita, ada 14 provinsi untuk membangun rusunawa. Misalnya Jawa Timur dan Jawa Barat mudah-mudahan pada 2015 akan selesai permasalahan-permasalahan lahan," kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri usai usai raker dengan Komisi IX DPR di Jakarta, (13/04/2015).

Hanif mengakui untuk membangun rusunawa mengunakan dana APBN dan non APBN. "Jika APBN dari Menteri Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan non APBN itu dari BPJS tenaga kerja," ungkapnya.

Hanif mengatakan target pembangunan perumahan tahun ini cukup tinggi untuk meminimalkan ketertingalan. Karena itu diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti badan penyelenggara jaminan kesehatan (BPJS). "Kita perlu kerja sama dengan berbagai pihak untuk mensukseskan program ini," ujarnya

Seperti diketahui pemerintah akan fokus membangun rusunawa sebanyak 1000 tower hingga 2019. Masyarakat yang diutamakan mendapat jatah rusunawa adalah warga yang mau dipindahkan dari kawasan kumuh. (ec)






tag: #Usaha  #Kartel  #Semakin  #Berkuasa  #Kendalikan  #Bunga  #Bank  #dan  #Harga  #Motor  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...