Meutya Ajak Perangi Hoax, Ini yang Harus Dilakukan Media
Oleh Enjang Sofyan pada hari Rabu, 16 Mei 2018 - 12:43:30 WIB

Bagikan Berita ini :

69IMG_20180516_115434.jpg
Sumber foto : Enjang Sofyan/TeropongSenayan
Meutya Hafid

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengimbau agar media turut serta memerangi berita bohong atau hoax. Mantan presenter televisi itu menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan media.

"Yang harus dilakukan media yakni, menyajikan pemberitaan yang benar, sesuai fakta, netral dan berimbang. Jelas dan tegas menjunjung profesionalisme pers. Pers harus independen, memihak kebenaran dan kepentingan rakyat, serta tidak takluk pada kepentingan pemodal," kata Meutya dalam acara Seminar Jurnalistik yang diselenggarakan TeropongSenayan dan FISIP UBK di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

"Menyadari bahwa masyarakat sebagai konsumen mempunyai Hak atas pemberitaan yang berkualitas. Menyadari tentang dampak yang ditimbulkan media dan kewajiban sebagai media," lanjut Meutya.

Ia menganggap, media sangat penting, terlebih lagi sebagai produsen informasi. Media juga dinilai memiliki peranan penting terhadap interaksi sosial.

"Media memerankan peranan penting dalam hubungan interaksi sosial. Media secara umum memberikan arus informasi kepada masyarakat," ujar Meutya.

"Media memainkan peranan penting dalam hubungan interaksi sosial di masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, sosial budaya, maupun untuk memberikan informasi dan sebagai perekat sosial atau alat pemersatu bangsa," pungkasnya.(yn)

tag: #hoax  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dalam beberapa hari terakhir, teror bom mengguncang Tanah Air. Rakyat, pemerintah, dan aparat kaget, terkejut dan terkesima. Marah, kesal, cemas, was-was serta ekspresi sejenis muncul bersamaan.

Harapan akan segera terbitnya revisi UU Anti Terorisme menyeruak di tengah perbincangan publik. Polemik pun turut menghangatkan harapan itu.

Bagaimana pandangan Anda tentang penerbitan revisi UU Anti Terorisme :

  • Perlu, segera terbit
  • Dibahas dan dikaji terlebih dulu
  • Tidak perlu
LIHAT HASIL POLING