Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 23 Mei 2018 - 13:23:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Sebelum Impor, Legislator Harap Data Pangan Seragam

47ono-surono.jpg.jpg
Ono Surono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono mendorong agar pemerintah memiliki satu data nengenai data-data pangan sehingga tidak menimbulkan kebingungan.

Menurut Ono, satu data berguna agar setiap kebijakan pemerintah terkait pangan tepat sasaran.

"Dari dulu memang selalu data-data pangan itu bermasalah sehingga perlu ada program one data pangan seperti yang pernah disampaikan Presiden, jangan sampai dengan adanya masalah data yang tidak sama atau salah sehingga kebijakan yang diambil akan salah juga," kata Ono saat dihubungi TeropongSenayan, Rabu (23/5/2018).

Politikus PDI Perjuangan ini mengutarakan, selama data yang digunakan oleh pemerintah dalam mengambil kebijakan impor beras belum satu data, sebaiknya ditunda terlebih dahulu kebijakan impor tersebut.

"Sehingga saya mendukung Mentan dan KaBulog bahwa jangan dulu impor sebelum ada data yang jelas," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membenarkan adanya tambahan importasi beras sebanyak 500.000 ton yang didatangkan dari Vietnam dan Thailand, yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian.

Hal ini sebelumnya diberitakan pada laman The Voice Of Vietnam Online (vov.vn), yang menyebutkan bahwa Perum Bulog telah menandatangani kontrak untuk melakukan pembelian beras sebanyak 300.000 ribu ton dari Vietnam dan 200.000 dari Thailand.

"Iya, betul. Itu pemasukan April hingga Juli 2018," kata Enggar.(yn)

tag: #impor-pangan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TB Hasanuddin Desak Pemerintah Bergerak Cepat Selamatkan WNI Misi Kemanusiaan Gaza

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 19 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengecam keras tindakan intersepsi dan penangkapan terhadap sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung ...
Berita

PNM Peduli Menguatkan Langkah Guru Honorer SDK Wukur NTT

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Di pelosok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, jalan menuju ruang kelas tidak selalu berupa lorong sekolah yang mudah dilalui. Bagi Ibu Yustina Yuniarti, Guru Honorer ...