Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 28 Jul 2018 - 16:03:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Ijtima Ulama Pastikan Tak Rekomendasikan Nama AHY

12AHY-dan-TGB-DEMOKRAT-750x350.jpg.jpg
AHY (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum GNPF-U Yusuf Muhammad Martak menegaskan, bahwa nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak ada dalam rekomendasi Capres maupun Cawapres yang dimonitor Ijtima Ulama untuk Pilpres 2019.

Menurut Yusuf, hanya ada lima nama Capres yang sedang dibahas Ijtima Ulamasejak Jumat (27/7/2018) malam kemarin, di Menara Peninsula,Jakarta Barat.

"Pertama adalah Habib Rizieq sendiri, kedua adalah Prabowo Subianto, yang ketiga kalau saya tidak salah mungkin Anies Baswedan, Zulkifli Hasan dan Tuan Guru Bajang," kata Yusuf di Menara Peninsula, Sabtu (28/7/2018).

Menurut Yusuf, alasan tidak dimasukkannya nama anak Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena tolak ukur dalam Pilkada DKI Jakarta lalu yang kalah di putaran pertama.

"Saya punya kekhawatiran kalau itu dipaksakan, orang mengambil contoh barometer seperti Pilkada DKI, sementara mungkin menjadi pertimbangan bagi SBY insyaallah kepada AHY kalau beliau mengukur dan melihat, tapi kalau menurut mereka sudah waktunya ya sah-sah saja," tandasnya.

Yusuf juga menambahkan, pembahasan lima Capres rekomendasi Ijtima Ulama juga akan memperhatikan Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2018 tentang tata cara cuti atau mengundurkan diri penyelenggara negara. Salah satunya mengatur tentang kepala daerah yang dijadikan calon presiden/wakil presiden.

"Kalau izin berarti tanpa disetujui, izin tidak keluar kurang lebih begitu mungkin ada agenda atau ada pertimbangan lain dari presiden yang sekarang itu yang masih belum jelas kami masih mencoba mengkaji masalah-masalah itu," katanya. (Alf)

tag: #agus-yudhoyono  #pilpres-2019  #gnpfmui  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Ini Kritik Skema PMN-Dana Talangan Untuk BUMN, Kenapa?

Oleh Bachtiar
pada hari Jumat, 05 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi mengkritik langkah pemerintah yang memberikan relaksasi bagi sejumlah BUMN-BUMN melalui skema dana Talangan dan Penyertaan Modal Negara ...
Berita

Koruptor Proyek Listrik Raja Ampat Ditangkap, Dites Dulu Sebelum Masuk Penjara

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tim Intel Kejaksaan Agung bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menangkap Selviana Wanma atau Selvi (SW), terpidana kasus dugaan korupsi proyek pembangkit ...