Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 17 Sep 2018 - 14:28:20 WIB
Bagikan Berita ini :

NasDem: Rizal Ramli Bukan Ekonom Tapi Politikus

66l-20180912125421rizal-ramli.jpg.jpg
Rizal Ramli (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politisi Partai NasDem, Teuku Taufiqulhadi menyebut ekonom senior Rizal Ramli kini lebih tepat disebut sebagai politisi.

Pasalanya, kata dia, belakangan kritikan-kritikan yang dilontarkan pria yang karib disapa RR itu kerap bernada politis dibanding kritikan dari seorang ahli ekonomi.

"Saya melihatnya RR ini seperti politikus bukan sebagai seorang ekonom. Apalagi, yang ia kritik lebih bersifat personal menurut saya," ujar Anggota Komisi III DPR RI itu kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Tak hanya itu, Taufiqulhadi juga mengaku tak habis pikir dengan sikap mantan Menko Ekuin era pemerintahan Gusdur itu terutama terkait sikapnya yang cenderung tendensisus kepada partai NasDem.

"Saya heran dengan sikap RR kepada pak Surya Paloh saat ini. Padahal RR itu selalu sowan ke pak Surya. Dulu bisa 5-6 kali RR itu datang ke kita, bahkan RR itu datang ke pak Surya Paloh minta dukungan untuk jadi wapres. Yang jelas, kritik yang disampaikan RR ke kami lebih bernuansa politis ketimbang keilmuannya," ungkapnya. (Alf)

tag: #partai-nasdem  #rizal-ramli  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...