Berita

Sandiaga Sindir 'Politik Cabai', PDIP Bilang Lebih Tepat Buat Fadli Zon

Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 13 Nov 2018 - 12:24:20 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

75HendrawanSupratikno-mulkan-tscom.jpg.jpg

Hendrawan Supratikno (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menilai, sindiran Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno soal 'politik cabai' lebih tepat ditujukan untuk Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. 

Menurut Hendrawan, selama ini Fadli kerap melontarkan pernyataan yang disebutkan Sandiaga soal politikus yang kerap berkata kasar harus dilumuri 'cabai'.

"Kami pikir justru sedang menyindir Fadli Zon," kata Hendrawan di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Meski begitu, Hendrawan meminta masyarakat untuk cerdas dalam menanggapi istilah yang digunakan politikus.  Pasalnya, ujar dia, beberapa pekan ini banyak politikus yang menggunakan istilah multitafsir.

"Kita juga jangan bereaksi secara berlebih-lebihan," ucapnya.

Sebaiknya, Hendrawan menyarankan, para politikus mengedepankan adu gagasan, sehingga masyarakat dapat pencerahan.

"Dalam era politik pencerahan, kita harus lebih berhati-hati menggunakan narasi dan diksi yang inklusif dan motivatif," imbuhnya.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi Pasar Baru Panam, Pekanbaru, Riau, Senin (12/11/2018). Dalam kampanyenya ini, Sandi sempat singgah di pedagang cabai kemudian membelinya.

Sandi pun menceritakan kepada pedagang lapak cabai bernama Rudi. Alasan dia membeli cabai karena ingat kalau bicara kasar sering diberi cabai bibirnya oleh sang ibu, Mien Uno.

“Saya kalau melihat cabai merah seperti ini ingat bener tiap kali bicara kasar, ibu saya, Mien Uno langsung mulut saya dicabaiin. Nah ini yang kita sebut politik cabai atau lado. Setiap kali ada politisi bicara kasar kita cabain mulutnya. Karena kita sekarang butuh politik yang mempersatukan bukan memecah belah,” kata Sandi.(yn)

tag: #pdip  #sandiagauno  #prabowosandiaga  #fadli-zon  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement