Bisnis
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 23 Nov 2018 - 08:22:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Operasi Pasar di PIBC, Bulog Suplai 2.000 Ton Beras/Hari

97images (5).jpeg.jpeg
Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi memimpin peluncuran Operasi Pasar Beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur (Sumber foto : Ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan, melalui operasi pasar beras medium yang akan digelar hingga Maret 2019, Perum Bulog siap menyuplai 2.000 ton beras medium per hari.

Menurut Arief, dalam peluncuran operasi pasar dii Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Bulog mengguyur 100 ton secara simbolik dengan harga Rp 8.500 per kg. Nantinya, akan dikirimkan ke pasar turunan dan dijual dengan harga Rp 9.000 per kg.

"Ini akan tepat sasaran dan distribusi di wilayah Jakarta dan sekitarnya," tuturnya dalam operasi pasar di PIBC, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Arief melanjutkan, distribusi beras ke
pasar turunan akan dilaksanakan secara bertahap hingga akhirnya tiba di yangn konsumen dengan harga yang stabil tidak melebihi Rp 9.000 per kg.

"Tapi, kami tetap butuh rantai tata niaga di pasar induk (Cipinang) karena di sini sudah ada jaringan distribusinya di Jakarta, Tangerang dan Banten. Jaringan di sini bisa 15 sampai 30 toko di pasar turunan," jelas Arief. (plt)

tag: #food-station  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

LPDB-KUMKM Restrukturisasi 40 Koperasi Terdampak Covid-19

Oleh windarto
pada hari Sabtu, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYA) - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) membuat kebijakan relaksasi dan kelonggaran pembiayaan berupa program restrukturisasi ...
Bisnis

Bersiap Hadapi “Normal Baru”, Ada Baiknya Latih Kebiasaan-Kebiasaan Baru Ini

JAKARTA (TEROPONGSENAYA) - Dua bulan berlalu sejak Covid-19 mulai ramai menghantam Indonesia, imbauan untuk berdiam di rumah saja kini sudah berganti menjadi ajakan untuk berdamai dengan virus ...