Berita

Survei Pusat Riset Indonesia: Jokowi Kalah di DKI, Banten, Jabar dan DIY

Oleh Alfian Risfil pada hari Sabtu, 23 Feb 2019 - 16:32:02 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1550914322.jpg

Jokowi dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Elektabilitas pasangan Capres-Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diprediksi menang di Tanah Jawa.

Paslon nomor 02 itu unggul dari paslon petahana Jokowi-Ma"ruf Amin di empat Provinsi di Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sedangkan paslon nomor 01 hanya unggul di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Demikian hasil survei terbaru lembaga survei Pusat Riset Indonesia (PRI) yang dirilis di kawasan Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019). 

"Sebagian besar Pulau Jawa dikuasai Prabowo Subianto-Sandiaga Uno," kata Ketua PRI, Muzanni Firdau. 

Muzanni mengungkapkan, di DKI Jakarta Prabowo-Sandi memperoleh angka sebesar 54,45 persen, sementara Jokowi-Ma"ruf  37,27 persen. 

Sedangkan di Jawa Barat, Prabowo-Sandi memperoleh  61,43 persen dan Jokowi-Ma"ruf 27,53 persen. 

Wilayah Banten Prabowo"Sandi 62,12 persen dan Jokowi,"Ma’ruf 29,73 persen. 

"Keunggulan Prabowo-Sandi makin diperkuat di DIY, dimana Prabowo-Sandi mendapatkan 49,81 persen dan Jokowi,"Ma’ruf  43,91 persen," ujar Muzanni. 

Pulau Jawa diketahui memiliki jumlah pemilih terbesar, yakni sekitar 58,14 persen atau sekitar 107.982.593 pemilih. 

Kondisi ini menjadikan Pulau Jawa merupakan lumbung suara dalam memenangkan pertarungan di Pilpres 17 April 2019. 

Muzanni menjelaskan, keunggulan Prabowo,"Sandi di empat provinsi, diantaranya rakyat lebih menyukai sosok pemimpin baru dan menginginkan adanya perubahan. 

"Prabowo-Sandi dinilai lebih mumpuni, pantas dan pro rakyat serta berkarakter tegas," ucap Muzanni.

Muzanni menjelaskan, angka tersebut diperoleh PRI dari hasil survei yang dilakukannya pada 5-11 Februari 2019. Survei dilakukan secara proporsional di 34 provinsi. 

Responden memiliki hak pilih dalam Pilpres 1a7 April 2019, yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di KPU sebagai pemilih ketika survei dilakukan. 

Selanjutnya random di tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa, kampung/RW/RT, penyebaran wilayah di 50 pedesaan dan 50 persen perkotaan. 

Jumlah sampel responden yang diambil sebanyak 2100 responden. Penentuan responden dilakukan secara random sistematis, dengan margin error + 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Muzanni mengatakan, penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling. (Alf)

tag: #jokowi  #pilpres-2019  #prabowo-subianto  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement