Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Kamis, 02 Mei 2019 - 19:12:59 WIB
Bagikan Berita ini :

BPN: Total Dana Kampanye Prabowo-Sandi Rp 213,2 Miliar

tscom_news_photo_1556799179.jpg
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pilpres 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Ruang Sumba Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (2/5/2019) (Sumber foto : Mandra_teropongsemayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pilpres 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Ruang Sumba Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Total dana kampanye yang berhasil dikumpulkan oleh BPN sebesar Rp 213,2 miliar.

Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Bendahara Umum BPN Thomas Djiwandono dan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno.

Thomas mengungkapkan, dana kampanye yang berhasil dikumpulkan oleh BPN berjumlah Rp 213,2 miliar dan tercatat sebagai dana penerimaan.

"Dari total penerimaan tersebut, pengeluaran kami di angka Rp 210,7 miliar," kata Thomas.

Thomas menguraikan, penerimaan yang paling besar berasal dari pasangan calon sebesar Rp 192,5 miliar. Sementara itu ada sumbangan perseorangan Rp 9,3 miliar, sumbangan kelompok Rp 1,1 miliar dan sumbangan gabungan partai politik Rp 4,8 miliar.

"Ini banyak sumbangan dari masyarakat, angkanya 9,3 miliar rupiah, kami berterimakasih sekali kepada masyarakat yang sudah membantu," ucap Thomas.

Thomas juga menjelaskan, dari jumlah tersebut, pengeluaran terbesar BPN dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan alat peraga kampanye (APK) sebesar Rp 60,8 miliar. Setelah itu rapat umum Rp 33,7 miliar, pertemuan tatap muka Rp 21 miliar, pertemuan terbatas Rp 5,3 miliar, pembuatan desain alat peraga 8,8 miliar, dan kegiatan lain Rp 40,96 miliar.

Sementara itu, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan, penyerahan LPPDK kepada KPU ini merupakan komitmen paslon nomor urut 02 dalam mewujudkan kontestasi demokrasi yang transparan, akuntabel dan terang benderang.

"Sesuai dengan komitmen kami, kami ingin mengikuti sebuah proses kontestasi demokrasi yang transparan, akuntabel, dan terang-benderang. Kami memastikan setiap bulan kami melaporkan dana kampanye kami walaupun tidak diharuskan oleh peraturan perundang-undangan oleh KPU. Hari ini kami menyerahkan laporan akhir dana kampanye kami," kata Sandiaga.(plt)

tag: #prabowosandiaga  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kasus Penipuan Investasi, Winda Marfita dan Brendo Julio Rusli Wong Akhirnya Hadir dalam Pemeriksaan Setelah Panggilan Pertama Mangkir, Roby Salim Mangkir di Polres Tangerang Selatan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 22 Okt 2026
TANGERANG SELATAN (TEROPONGSENAYAN) -Winda Marfita memenuhi panggilan penyelidik Polres Tangerang Selatan untuk memberikan keterangan terkait laporan dugaan penipuan dan/atau penggelapan dalam ...
Berita

Serap Aspirasi Karhutla, Habib Aboe Apresiasi Kepedulian PII, IPNU dan IPM

BANJARMASIN (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mengapresiasi kepedulian Forum Peduli Banua yang terdiri dari Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ...