Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 03 Mei 2019 - 14:19:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Sama dengan Idrus Marham, Menteri Jokowi yang Tersangkut Korupsi Akan Direshuffle

tscom_news_photo_1556867991.jpg
Jokowi dan Moeldoko (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kembali menyinggungsoal wacana perombakan atau reshufflementeri kabinet Jokowi-JK yang berpotensi tersangkut masalah hukum.

Moeldoko menyebut reshuffle menteri yang berpotensi punya masalah hukum akan dilakukan dengan merujuk pada kasus eks Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham.

"Status (hukum) itu yang nanti akan menentukan," ujar Moeldoko saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

"Ya saya pikir itu (status tersangka di-reshuffle). Sama dengan kemarin kan, Pak Idrus begitu ada statusnya begitu (tersangka), ada langkah-langkah," imbuhnya.

Bahkan, Moeldoko menyebutreshuffledilakukan tak hanya mempertimbangkan status tersangka.

"Ya nunggu statusnya yang jelas, bukan nunggu tersangka (terus di-reshuffle), nunggu statusnya yang jelas dulu. Nunggu statusnya seperti apa sih," terang dia.

Namun, Moeldoko menegaskan bahwareshufflebelum menjadi agenda presiden. Jokowi, kata dia, saat ini tengah fokus menyelesaikan masa kerjanya.

"Yang jelas belum dibicarakan, maksudnya belum jadi agenda presiden. Jadi masih dilihatlah itu situasinya. Belum diutamakanlah. Utamanya Presiden menekankan bahwa bekerja dengan baik dalam sisa waktu yang ada," papar Moeldoko.

Moeldoko sebelumnya mengutip pernyataan Jokowi soal perombakan kabinet bisa dilakukan tergantung kondisi. Dia kemudian menyinggung soal proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.

"Perombakan kabinet ya presiden sudah mengatakan bisa iya bisa tidak, kita lihat kepentingannya. Intinya kita semuanya berharap jangan sampai terjadi karena waktu kerja kita kan beberapa bulan. Tetapi sekali lagi kalau sudah persoalan hukum, presiden selalu tidak mau intervensi tentang itu. Tergantung dari berprosesnya, apa yang terjadi sekarang ini," ujar Moeldoko di gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019). (Alf)

tag: #kpk  #korupsi  #menteri-jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Nuon Sabet Penghargaan Creative Community Event Heroes di Ajang Marketeers Digital Marketing Heroes 2025

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 05 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Nuon Digital Indonesia (Nuon) yang merupakan salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)  kembali mencatatkan prestasi dengan meraih ...
Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI: Penangkapan Presiden Venezuela Ancam Kedaulatan Negara dan Tata Dunia Internasional

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. Sukamta, menyoroti secara serius perkembangan situasi geopolitik global pasca penangkapan ...