Bisnis
Oleh mandra pradipta pada hari Kamis, 16 Mei 2019 - 11:19:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Lonjakan Harga Bawang Putih Bisa Membunuh Sistem Ekonomi

tscom_news_photo_1557980352.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Komisi IV DPR RI mempertanyakan melambungnya harga bawang putih di bulan Ramadan dan mendekati hari raya Idul Fitri yang mencapai angka Rp 120 ribu per kilogramnya. Lonjakan harga ini dinilai bisa mengancam sistem ekonomi nasional.

Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo mengakui, hal ini memang bukan pertama kali terjadi. Padahal Indonesia membeli bawang putih di luar negeri, hanya sekitar 1 dollar Amerika Serikat (kurs Rp 14.400 per 1 dollar AS). Kalau 1 dollar AS menjadi Rp 120 ribu, itu hampir 10 kali lipatnya.

"Apakah sistem komunikasi atau sistem pembinaan perdagangan ke pengusaha Indonesia seperti ini yang kita harapkan. Walaupun kita produsen, mengurusi produksi kita juga punya kewajiban. Sebagai produsen kita juga tidak mau tiba-tiba harga yang kita jual melonjak 10 kalinya di pasaran, ini akan membunuh sistem ekonomi kita sendiri," kata Edhy di Jakarta, Kamis (15/5/2019).

Menurut politisi Partai Gerindra itu, untuk jangka panjang hal ini juga tidak akan mempertahankan keberlangsungan. Sebab, konsep utama dari berdagang adalah sustinable atau keberlangsungan.

Untuk itu, ia mengusulkan agar ke depan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian dalam memberikan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) kepada pengusaha, dicantumkan kontrak agar tidak mempermainkan harga.

"Pasalnya, jika dinaikkan harga menjadi Rp 40 ribu saja per kilogramnya, artinya sudah naik lebih dari tiga kali lipat dari harga beli di negara asalnya. Bagi masyarakat Indonesia, bawang putih ini sejatinya menjadi salah satu produk yang paling dinikmati. Tanpa bawang putih, makanan bagi masyarakat Indonesia masih terasa kurang," jelasnya. (plt)

tag: #harga-pangan  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Prudential Syariah Segera Lakukan Spin Off

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 11 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Unit Usaha Syariah (UUS) PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia Syariah siap melakukan melakukan spin off atau melepaskan diri dari perusahaan induk. Untuk ...
Bisnis

Pemerintah China Denda Alibaba Rp40 Triliun Akibat Langgar Undang-undang Anti Monopoli

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah China menjatuhkan denda terhadap Alibaba sebanyak 2,8 miliar dollar AS (sekitar Rp40 triliun), setelah penyelidikan menemukan pelanggaran undang-undang ...