Bisnis
Oleh ferdiansyah pada hari Rabu, 12 Jun 2019 - 09:04:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Maskapai Asing, JK Tak Satu Kata dengan Jokowi

tscom_news_photo_1560305049.jpeg
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tidak satu kata dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang wacana memasukkan maskapai asing dalam industri penerbangan Tanah Air. Masuknya maskapai asing bukan jalan keluar untuk menurunkan harga tiket pesawat.

Sebelumnya, Jokowi mewacanakan mengundang maskapai asing untuk masuk di industri penerbangan Indonesia. Masuknya maskapai tersebut diharapkan dapat memicu kompetisi maskapai lokal, dan segera menyesuaikan tarif tiket pesawat.

Menurut JK, maskapai asing justru kalah bersaing dengan maskapai Indoensia. Dia menyontohkan kekalahan Air Asia, maskapai asal Malaysia oleh maskapai lokal.

"Sudah masuk kan maskapai asing, Air Asia. Tapi dia juga tidak sanggup bersaing di Indonesia. Jadi masuk asing bukan solusi," ujar JK di Jakarta, Selasa (11/6/2019).

JK mengaku beberapa kali menggunakan maskapai Air Asia untuk pulang ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, menurut dia, Air Asia kini tak lagi melayani rute ke Makassar karena kalah saing.

"Dulu saya sering pakai ke Makassar, sekarang enggak ada lagi tuh ke Makassar. Sekarang Air Asia yang bergerak hanya ke Bali, ke mana, jadi tidak sanggup juga bersaing," katanya.

Menurut JK, mahalnya tiket pesawat tak lepas dari biaya perawatan yang juga tinggi. Apalagi, biaya yang dikeluarkan maskapai menggunakan mata uang dolar AS, seperti biaya sewa pesawat, pembelian avtur, hingga suku cadang.

"80 persen komponen (biaya) itu dalam dolar AS, mulai dari harga pesawat, leasing pesawat, harga avtur, spare part, maintenance. Hanya gaji pilot saja yang rupiah," terangnya.

JK juga mengaku justru khawatir jika maskapai tak menaikkan harga tiket pesawat karena bisa terus merugi. Menurut dia, terdapat sekitar 30 perusahaan yang gulung tikar akibat merugi dalam 20 tahun terakhir.

Pemerintah sebelumnya telah berupaya mengatasi masalah tarif tiket pesawat yang mahal dengan menurunkan tarif batas atas (TBA).

Namun lantaran tak berhasil, Presiden Joko Widodo mengusulkan rencana mengundang maskapai asing untuk masuk ke pasar penerbangan di Indonesia. (plt)

tag: #dunia-penerbangan  #jusuf-kalla  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Pratama Widya Tbk Akan Ekspansi ke Indonesia Timur

Oleh Bachtiar
pada hari Jumat, 18 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Hingga awal September 2020, Pratama Widya Tbk berhasil mendapatkan kontrak baru senilai Rp 141,13 Miliar atau mencapai 86 persen dari target kontrak baru tahun ini yang ...
Bisnis

Mola Tv App Hadir di IndiHome Dengan Berbagai Tayangan Liga Bergengsi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- IndiHome sebagai layanan fixed broadband milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berinovasi dalam menyajikan tayangan yang berkualitas untuk masyarakat ...